Ratusan Pelamar CPNS di Lotim Berpotensi Tak Lolos Verifikasi

Kabid Data dan Informasi BKPSDM Lotim,  M. Bahrain (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Ratusan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 berpeluang tidak dapat mengikuti proses uji tes dalam seleksi menjadi abdi negara tersebut. Hal tersebut dikarenakan ratusan pelamar tersebut tidak menyertakan berkas fisik pendaftarannya ke Bupati/BKPSDM Lotim melalui kantor setelah mendaftar secara online.

Namun untuk data resminya akan dipastikan setelah dilakukannya pleno hasil verifikasi yang direncanakan dilakukan Senin (22/10). Dalam pleno itu, akan diketahui secara bersama-sama jumlah pendaftar yang memenuhi syarat (MS) maupun Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Untuk saat ini, jumlah pendaftar secara online sebanyak 6.857 orang pelamar sudah dilakukan verifikasi. “Sampai hari ini kita masih sinkronisasi datanya dulu. Tapi yang TMS kurang lebih 200 lebih. Tapi setelah pleno kita bisa pastikan jumlah datanya yang TMS maupun MS,” ujar Kabid Data dan Formasi pada BKPSDM Lotim, M. Bahrain, Minggu,  21 Oktober 2018.

Iklan

Waktu pendaftaran rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 resmi berakhir tanggal 15 Oktober lalu. Pelamar sudah tidak bisa lagi mendaftar baik secara online maupun penyerahan berkas fisik. Berkas pelamar CPNS di Lotim yang mencapai 6.857 orang saat ini sedang dalam proses verifikasi. Khusus bagi pelamar dari eks kategori dua (K2) mendapat keringanan berupa tanpa dilakukannya tes kompetensi bidang (TKB).

Jumlah pelamar sebanyak 6.857 orang itu berasal dari kategori khusus dan umum. Khusus bagi honorer K2 mendapatkan keringanan dalam rekrutmen CPNS tahun ini berupa tidak dilakukan tes kompetensi bidang (TKB). Hal tersebut dikarenakan eks K2 ini dinyatakan sudah menjalankan proses honorer selama belasan tahun. Adapun untuk honorer dari kategori dua (K2) sebanyak 79 kuota, yang mendapat persetujuan dalam rekrutmen CPNS tahun ini sebanyak 59 pelamar. Sementara yang lainnya tidak bisa mengajukan lantaran datanya terkunci dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Akan tetapi, beberapa honorer K2 juga banyak beralih ke jalur umum.

Disebutkannya, Kabupaten Lotim mendapat 225 formasi. 225 itu dibagi dalam dua kategori yakni formasi khusus dan formasi umum. Formasi khusus sebanyak 79 formasi dan formasi umum sebanyak 146 formasi. Untuk formasi khusus diperuntukkan untuk para calon CPNS yang mendaftar dengan tingkat kelulusan pujian atau cumlaude. Akan tetapi syarat atau program studinya harus akreditasi A. Selain itu, berdasarkan kebijakan pemerintah pusat, usia maksimal 35 tahun per 1 Agustus 2018, sehingga tidak semua dapat mengikuti tes CPNS 2018 baik dari kategori khusus maupun kategori umum. (yon)