Ratusan ASN Pemkab Ajukan Pindah ke Pemkot Bima

Supratman dan Armin Farid (Suara NTB/Uki)

Kota Bima (Suara NTB) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bima mencatat kurang lebih 200 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima mengajukan pindah ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bima.

Kepala BKPSDM Kota Bima, Drs. H. Supratman M.AP kepada Suara NTB, Jumat, 9 November 2018 mengaku bahkan proses pengajuan pemindahan tersebut sudah berjalan sejak dua tahun terakhir atau mulai tahun 2017 hingga akhir 2018 ini. “Pengajuan pemindahan saat dibawah kepemimpinan Walikota Bima H. M. Qurais. Hingga peralihan Walikota sekarang, H. Muhammad Lutfi SE sudah ada 200 berkas yang kita terima,” katanya.

Iklan

Dikatakannya keinginan ratusan ASN Pemkab Bima untuk pindah tersebut karena alasan jarak. Pasalnya pusat Pemerintah Pemkab Bima sudah berpindah di wilayah Kecamatan Woha yang jarak tempuhnya sekitar belasan kilometer dari Kota Bima. “Selain itu ASN dari Pemkab Bima kebanyakan berdomisili di Kota Bima. Mereka pindah ingin mengabdi untuk daerah asal tinggalnya,” katanya.

Supratman mengatakan alasan pemindahan ASN tersebut akan dipertimbangkan secara matang sebelum diterima secara resmi. Mengigat ASN di Kota Bima juga banyak dan memiliki kualitas serta SDM yang mumpuni. “Ini semua akan kita pertimbangkan. Kita akan menerima berdasarkan kebutuhan, terutama untuk mengisi kekosongan pada OPD,” katanya.

Ia menambahkan berkas permohonan pindah ratusan ASN tersebut sebagian besarnya masih berada BKPSDM setempat. Namun sebagian kecilnya sudah berada di Walikota Bima untuk diproses lebih lanjut. “Berkasnya akan kita telaah dulu apakah bisa diterima atau ditunda. Tapi beberapa berkasnya sudah ada ditangan Walikota,” katanya menambahkan.

Terpisah Sekretaris BKD dan Diklat Kabupaten Bima, Armin Farid S.Sos, tidak membantah adanya ASN yang mengajukan pindah ke Pemkot Bima. Hanya saja, lanjutnya, jumlahnya hanya kisarannya puluhan orang. “Memang ada. Tapi tidak sampai ratusan hanya puluhan orang saja,” katanya.

Armin mengatakan alasan ASN mengajukan pindah karena ada sejumlah faktor. Salahsatunya jarak tempat kerja yang jauh dari tempat tinggal. Meski demikian semestinya hal itu bukanlah menjadi alasan dari pemindahan. “Bagi saya ASN itu siap ditempatkan dimana saja. Tapi apapun itu tetap kita hormati keinginannya,” pungkasnya. (uki)