Rata-rata 28 Ribu Per Hari, Vaksinasi di NTB Urutan Enam Nasional

H.Lalu Hamzi Fikri

Mataram (Suara NTB) – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Provinsi NTB, baik dosis satu mupun dosis dua masih terus dilakukan percepatan. Berkaca pada bulan Desember kemarin, tren vaksinasi di NTB rata-rata per hari mencapai angka 28.645. Sesuai dengan data Dinas Kesehatan Provinsi NTB per tanggal 7 Januari 2022, cakupan vaksinasi dosis pertama di NTB sudah mencapai 3.210.007  (82,08%), sementara untuk dosis dua sebanyak 2.264.118 (57,90%).

“Di tingkat nasional, NTB dosis satu nomor urut enam, dan dosis ke dua urutan 14,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr H.Lalu Hamzi Fikri, M.M, MARS kepada Suara NTB Minggu, 9 Januari 2022.

Iklan

Sementara itu vaksinasi booster untuk nakes sudah mencapai 23.793 (86,09%). Booster artinya menambahkan dosis vaksinasi pada sasaran yang sudah mencapai dosis 2 vaksinasi Covid-19. Saat ini kata dr. Fikri vaksin booster masih hanya pada nakes.

Ia mengatakan, semua kebijakan vaksinasi  Covid-19 di NTB termasuk booster adalah melanjutkan kebijakan pusat, berpedoman pada surat resmi Kemenkes RI, dimana sampai dengan 7 Januari 2022 belum terbit surat resmi kebijakan booster selain nakes.

Adapun vaksinasi anak di Provinsi NTB sampai tanggal 7 Januari lalu progressnya sudah mencapai angka 76.076 (12,94%). Dimana Kabupaten Lombok Barat, KSB dan Lombok Utara menjadi daerah yang tertinggi capaian vaksinasi anak.

Misalnya Lombok Barat sebanyak 46.546 (59,05%), Lombok Tengah 4.418 (3,80%), Lombok Utara 7.932 anak (29.21%), Kota Mataram sudah mencapai angka 7.696 (16,50%), Kabupaten Sumbawa Barat sebanyak 9.432 (53,27%), Kabupaten Dompu baru 9 anak yang menerima vaksin, dan Kabupaten Bima baru 43 anak.

“Vaksinasi anak dimulai tanggal 14 Desember 2021 dengan jumlah sasaran anak di seluruh Provinsi NTB sebanyak 588.114 orang,” kata dr.Fikri.

Vaksinasi Covid-19 di Provinsi NTB di awal tahun ini terus dipacu, terlebih daerah ini akan menjadi tuan rumah event MotoGP bulan Maret mendatang. Adapun target sampai dengan Februari 2022, total vaksin yang diperlukan sebanyak 2.355.675 dosis vaksin dengan sisa waktu 52 hari sehingga diharapkan setiap hari vaksinasi bisa menyasar 9.182 orang.

“Total kebutuhan vaksin untuk mencapai 100 persen dosis satu dan dua sebanyak 2.355.675 dosis,” tutupya.(ris)

Advertisement