Rampung, Proyek Pengembangan BIZAM

Run way baru BIZAM kini sudah selesai dikerjakan. Saat ini panjang run way BIZAM 3.300 meter sehingga bisa didarati pesawat Boeing 777

Praya (Suara NTB) – Proyek pengembangan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) akhirnya rampung. Perluasan terminal, pelebaran appron serta perpanjangan run way dan pembangunan fasilitas terminal kargo, saat ini sudah tuntas. Tinggal kini menunggu hasil verifikasi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelum fasilitasi tersebut bisa dioperasikan.

“Tim verifikasi dari Kemenhub sudah turun melakukan verifikasi minggu lalu. Kini tinggal menunggu hasilnya saja,” ungkap Stakeholder Relationship Manager PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport , Arif Harianto, kepada Suara NTB, Senin, 11 Oktober 2021.

Iklan

Kalau dari hasil verifikasi Kemenhub, semua fasilitas baru penunjang bandara tersebut dinyatakan memenuhi syarat, maka fasilitas tersebut sudah bisa langsung dioperasikan. Untuk mendukung pelayanan kepada pengguna jasa transportasi udara. “Kita tunggu saja hasil verifikasinya. Semoga semua bisa berjalan sesuai harapan,” tegasnya.

Pengembangan BIZAM sendiri merupakan salah satu langkah yang dilakukan PT. AP I LIA untuk mendukung berbagai event dunia yang bakal digelar di kawasan The Mandalika. Mulai dari World Superbike (WSBK) Championship pada November, hingga gelaran MotoGP di bulan Maret 2022 mendatang.

Dengan adanya perluasan terminal, BIZAM kini bisa menampung penumpang hingga 7 juta pertahun. Meningkat dua kali lipat dari daya tampung sebelumnya yang hanya 3,5 juta pertahun. Kemudian perluasan aprron, kini bisa menampung hingga 16 pesawat sekaligus. Sedangkan dengan perpanjangan run way dari 2.700 meter menjadi 3.300 meter, BIZAM kini bisa di darati pesawat terbesar tipe Boeing 777.

‘’Untuk runway sendiri sudah dilapisi (overlay) khusus untuk bisa meningkatkan daya dukungnya.  Agar mampu mengakomodir operasional pesawat berbadan lebar sekelas Boeing 777,’’ tandasnya.

Lebih lanjut, terminal kargo juga sudah ditingkatkan kapasitasnya. Supaya bisa melayani bongkar muat barang-barang pendukung event WSBK maupun MotoGP nantinya. Dan, juga sudah disiapkan jalur tersendiri. Terpisah dari jalur penumpang. Sehingga bisa mempermudah arus keluar masuk barang ke terminal kargo.

Arif mengaku, untuk operasional fasilitas baru tersebut memang ada rencana akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Namun sampai saat ini pihaknya masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. “Prinsipnya kita sudah siap menyambut dan mendukung event MotoGP. Soal kemudian rencana akan diresmikan oleh bapak presiden, kita masih menunggu kepastian dari pemerintah,” tutup Arif. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional