Rampok Motor di Mataram Ditembak

Mataram (Suara NTB) – Polda NTB menembak perampok sepeda motor berinisial ST (21), Senin, 11 Desember 2017 petang sekitar pukul 18.30 Wita. ST diduga merampas motor korbannya dengan ancaman memukul korban.

Pelaku ST ditangkap saat sedang mabuk-mabukan di Karang Medain, Mataram Barat, Selaparang. “Dia saat penangkapan sedang nyabu. Dia melawan sehingga ditembak untuk melumpuhkan,” ungkap Kanit Resmob Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, Iptu Akmal Novian Reza ditemui di RS Bhayangkara Mataram.

Iklan

Dia menambahkan, tim di lapangan sudah menembakkan tiga peluru peringatan. Tetapi pelaku tetap melawan dan hendak melarikan diri lalu mendapat hadiah timah panas di betis kanannya.

Pelaku ST diduga merampas sepeda motor Honda Beat DR 6627 CP milik korban Ahmad, Kamis, 7 Desember 2017 lalu di Jalan Caturwarga, Mataram Barat, Selaparang, Mataram sekitar pukul 09.00 Wita.

Modusnya, kata Akmal, pelaku meminta korban untuk mengantarkannya ke sebuah warung. Mereka bertemu di sebuah warnet di dekat RS Islam Mataram sebab sama-sama sedang main internet.

Korban pun memenuhi permintaan pelaku tanpa menaruh curiga. Tetapi sesampainya di Jalan Arif Rahman Hakim Karang Bedil, Mataram Timur, Mataram pelaku melancarkan aksinya.

“Dia mengancam memukul korban kalau tidak menyerahkan motornya. Korban yang takut lalu mengikuti apa yang diminta pelaku,” jelas mantan Kapolsek Kuta ini.

Usai kejadian korban tidak langsung melapor polisi karena hendak mencari sendiri. Tetapi karena buntu korban baru melapor Senin, 11 Desember 2017 pagi. Tak sampai 12 jam, pelaku yang berasal dari Tinggar, Ampenan Utara, Ampenan pun dapat tertangkap.

Pelaku setelah mendapat perawatan di RS Bhayangkara Mataram kemudian dibawa ke Mapolda NTB untuk disidik lebih lanjut. Pelaku bakal dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang ancaman hukumannya paling lama sembilan tahun. (why)