Ramai Pengunjung, Pemda Didesak Tangani Jalan Menuju Wisata Tri Sunnah Desa Mekar Sari

0

Wisata Tri Sunnah Desa Mekar Sari kecamatan Narmada Lombok Barat (Lobar) sedang naik daun. Hampir setiap akhir pekan lokasi wisata yang telah ditetapkan menjadi wilayah penyangga Destinasi Super Prioritas (DSP) Mandalika ini ramai pengunjung.

RIBUAN pengunjung tercatat datang ke tempat wisata yang menyediakan spot swafoto  berupa kincir angin dan balon udara seperti di Turki yang saat ini viral di film Layangan Putus tersebut. Akan tetapi infrastruktur jalan ke lokasi wisata itu dikeluhkan lantaran kondisinya rusak.

IKLAN

Anggota DPRD Lobar Dapil Narmada – Lingsar H. Jumahir sejak awal getol menyuarakan ke Pemda Lobar perlunya penanganan infrastruktur tersebut. Politisi Golkar itu kembali mendesak Pemda  untuk segera menangani infrastruktur menuju kawasan itu. “Paling tidak Pemda harus segera menangani infrastruktur di kawasan wisata ini, karena desa ini sudah ramai pengunjung, pekan kemarin saja ada ribuan pengunjung. Baru-baru ini desa juga mendapatkan penghargaan dari Kemenparekraf. Seharusnya ini menjadi atensi Pemda untuk membenahi infrastruktur di daerah ini,” kata Sekretaris DPD II Golkar Lobar ini, Selasa, 11 Januari 2022.

Bukan tanpa dasar ia mendesak Pemda, karena bagiamanapun lokasi wisata itu menjadi destinasi baru di Lobar. Bahkan ribuan pengunjung datang ke lokasi itu. Akan tetapi kondisi jalan menuju kawasan itu dikeluhkan pengunjung.

Dirinya tidak sekali dua kali, menyampaikan itu ke Dinas PUPR. Pihaknya sering mendesak agar infrastruktur itu segera ditangani. Paling tidak bisa disisihkan anggaran oleh Pemda. Kalaupun anggaran untuk bangun total berat, maka disiasati dengan jalan tanah sekitar 300 meter bisa dibangun rabat beton. Sedangkan jalan aspal bisa ditangani lewat dana pemeliharaan.

Pertimbangan lainnya, desa itu juga telah mendapatkan penghargaan dari kemenparekraf. Hal ini sangat mendasar, sehingga perlu ditangani Pemda. Sebab bagaimanapun desa sudah mengalokasikan pembangunan lokasi wisata itu melalui DD. Namun itu tidak berbanding lurus Dengan perhatian Pemda. “Tanpa didukung Pemda juga sangat berat pihak desa,”imbuhnya.

Sementara itu, Kades Taman Sari Sapinah mengatakan lokasi wisata Tri Sunnah yang dikembangkan mulai ramai dikunjungi. “Sudah ramai pengunjung, sehingga kami berharap infrastruktur pendukung seperti jalan segera ditangani,”harap dia.

Di lokasi wisata itu, terdapat spot selfi berupa miniatur balon udara seperti di Turki. Ada juga kincir angin seperti yang banyak ditemukan di negara Belanda. Selain itu, dilengkapi juga berbagai fasilitas, seperti kolam renang, tempat olahraga memanah. (her)