Rakerwil PKS NTB Tetapkan Strategi Pemenang Pemilu 2024

Puncak Rakerwil PKS NTB, tetapkan sejumlah strategi pemenangan pemilu dan Pilkada 2024. (Suara NTB/PKS)

Mataram (Suara NTB) – DPW PKS NTB telah menetapkan target tinggi dalam pemilu dan pilkada serentak tahun 2024 mendatang, yakni keluar sebagai partai pemenang. Untuk merealisasikan target politiknya, PKS telah menyusun dan merancang berbagai strategi dan program pemenangan dalam forum Rapat kerja wilayah (Rakerwil).

Rakerwil yang digelar dari akhir Maret lalu dan berakhir pada Rabu, 7 April 2021. PKS NTB telah menetapkan rancangan sejumlah program setrategi pemenangan yang mulai akan di laksanakan dari sekarang untuk menyambut pemilu dan pilkada serentak tahun 2024.

Iklan

Ketua DPP PKS untuk Korwil, Bali-Nusra, Johan Rosihan pada penutupan Rakerwil tersebut menyampaikan bahwa DPW PKS NTB dinilai sudah mampu menerjemahkan arah dari Ketua Umum untuk menjadikan PKS sebagai partai pemenang pemilu, khususnya di wilayah NTB.

“Target kita ada dua, yaitu tambah kader dan tambah kursi. Jadi semua kegiatan yang akan kita kerjakan, harus berdampak pada dua hal itu, tambah kader dan tambah suara,” seru Johan di hadapan pengurus DPW PKS NTB.

Untuk mencapai target tersebut, PKS NTB menetapkan sejumlah strategi yakni pertama yakni penguatan struktur partai. Struktur memiliki peran sangat strategis dalam kerja-kerja membesarkan partai. Terutama dalam mendukung kerja-kerja kader PKS yang memiliki jabatan publik untuk mencapai target tersebut.

“Kita harus memiliki struktur yang kuat, yang lincah, yang pandai memanfaatkan situasi dan bisa membaca situasi dengan cepat. Saya berharap kegiatan pejabat publik kita baik di legislatif maupun eksekutif harus diberikan target khusus dan dievaluasi khusus terkait penambahan kader ini, yang dibuktikan dengan tambahan KTA,” katanya.

Anggota DPR RI dari dapil Pulau Sumbawa itu mengatakan, untuk mencapai kemenangan tidak dipungkiri membutuhkan pembiayaan yang besar untuk operasional politik. Sehingga PKS harus dari sekarang mulai berkreatifitas dalam hal penggalangan dana untuk operasi pemenangan pemilu. “Kita butuh dana yang cukup untuk menang, pejabat publik kita harus cerdas, bisa saja lewat program-program yang berbasis masyarakat bisa kita kembangkan,” katanya.

Johan pun mengingatkan, meskipun membutuhkan dana yang besar untuk mencapai tujuan politik tersebut. Tidak lantas melakukan cara-cara yang kotor untuk mendapatkan dana. Menurutnya banyak cara yang sah dan halal untuk mendapatkan dana operasional.

“Tapi ingat, tidak boleh ada kasus dari semua pejabat publik 2021-2024. Karenanya dalam proses pencarian dana jangan sampai melanggar hukum, jangan korupsi, karena masih ada cara yang lain yang halal untuk mencari dana untuk menang,” serunya.

“Ketua Umum sudah menyampaikan kenapa kita harus menang, kita ingin melayani umat, ingin membawa negara ini Keluar dari keterpurukannya. Karena itu tujuan yang baik, maka tidak boleh dicapai dengan cara-cara yang tidak baik. Tidak boleh kita menang pemilu dengan cara korupsi, masih banyak cara yang lain,” sambungnya.

Johan juga menekankan agar mulai dari sekarang harus merancang persiapan pencalegkan. Sehingga pada pemilu 2024 sudah datang, PKS sudah dalam posisi siap untuk menang. “Kita arahkan di akhir tahun 2021 ini sudah siap pencalegan itu,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS NTB, Yek Agil menyerukan kepada semua pengurus dan kader untuk bersungguh-sungguh bekerja membesarkan partai. Salah satunya yaitu mewujudkan NTB gemilang.

“PKS adalah partai yang sedang memerintah di NTB, karena kader kita sebagai Gubernur. Saya instruksikan kepada semua kader untuk bersinergi mewujudkan NTB gemilang. Sehingga kedepannya Insya Allah kita akan bisa ambil pimpinan Ketua DPRD NTB juga,” pungkasnya. (ndi) 

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional