Rabies dan DBD Masih Mengancam Warga Lunyuk

Iwan Sofyan. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Warga kecamatan Lunyuk masih menghadapi ancaman penyakit Rabies. Dengan masih terjadinya kasus gigitan anjing liar. Begitu pula dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Sebagaimana disampaikan Camat Lunyuk, Iwan Sofyan, kepada Suara NTB, Sabtu, 27 Februari 2021. Sejauh ini sudah sekitar 57 anjing liar yang sudah berhasil dieliminasi di Lunyuk. Namun kasus gigitan masih saja terjadi. Seperti kasus terakhir 25 Februari lalu di desa Lunyuk Rea. “Dari semua kasus gigitan, tiga diantaranya telah dinyatakan positif rabies, khusus di Lunyuk,”sebutnya.

Iklan

Untuk itu, pada Senin (hari ini), pihaknya bersama UPT Poskeswan akan mengundang seluruh tim kecamatan. Untuk mengevaluasi eliminasi tahap pertama dan rencana eliminasi tahap kedua. Termasuk menggiatkan vaksinasi anti rabies untuk anjing peliharaan.

Tak hanya rabies, warga Lunyuk juga dihadapkan pada ancaman DBD. Sampai saat ini, sudah ada 7 kasus DBD di desa Sukamaju dan 3 kasus di Kalbir. Masyarakat pun secara swadaya membeli bahan untuk pengasapan dalam memberantas jentik jentik nyamuk penyebab DBD. (arn)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional