Pusat Pelestarian Rusa Timor Terbesar di Indonesia Dibangun di Tambora

Bangunan Sanctuary atau pusat pelestarian Rusa Timor terbesar di Indonesia, rampung dibangun di Tambora, Selasa, 19 Januari 2021.(Suara NTB/BTNT)

Dompu (Suara NTB) – Sanctuary atau pusat pelestarian Rusa Timor terbesar di Indonesia, akhirnya rampung dibangun. Tepatnya di area konservasi Balai Taman Nasional Tambora (BTNT) di Pos I jalur pendakian Doroncanga. Dengan area pengelolaan sekitar 50 hektare, sarana tersebut diharapkan mampu menjaga populasi hewan yang kian sulit ditemukan itu.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha BTNT, Deny Rahadi, S. Hut., M. Si kepada Suara NTB di kantornya, Senin, 18 Januari 2021 menyampaikan, meski proses pembangunan sarana pusat pelestarian rusa ini sempat tersendat akibat pandemi Covid-19, namun akhirnya tuntas dikerjakan pelaksana sesuai target di 2020.

Iklan

Baik untuk item pemagaran kandang 2 hektare maupun komplek sanctuary seluas 5 hektare dari total area pengelolaan sekitar 50 hektare. ‘’Pembangunan sudah selesai di 2020. Saat ini kami sedang dalam pembersihan sisa-sisa bangunan yang tidak terpakai,’’ ungkapnya.

Selain pembersihan area, pihaknya terus membangun koordinasi dengan BKSDA NTB untuk mendatangkan indukan rusa timor. Jika melihat kapasitas kandang, dibutuhan sekitar seratus ekor rusa.

Sebagaimana konsep awal, lanjut dia, sanctuary ini sengaja dibangun untuk menjaga kelestarian Rusa Timor, termasuk menciptakan wahana wisata baru selain pendakian menuju kaldera Tambora. ‘’Kalau di Bima sudah ada air terjun Oi Marai, ini wisata buatan dalam bentuk pusat pelestarian rusa. Kita gaungkan sebagai sanctuary terbesar di Indonesia,’’ jelasnya.

Disinggung masalah pengelolaan, Deny Rahadi menegaskan, fasilitas tersebut tetap berada di bawah Taman Nasional Tambora. Hanya saja memiliki unit dengan struktur organisasi sendiri.

Berbicara Rusa Timor, NTB sudah cukup terkenal bahkan pada lambang daerah menggunakan gambar hewan langka ini. Untuk itu, dengan lahirnya pusat pelestarian ini, ia meyakini selain bisa menambah populasi rusa yang nyaris punah, juga mampu mendongkrak kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

‘’Di sana juga sudah difasilitasi empat unit tempat penginapan. Insya Allah tempat ini akan maju. Kalau sekelas menteri berani kami layani untuk istirahat sambil menikmati wisata pelengkap pendakian Tambora ini,’’ ujarnya. (jun)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional