Pusat Ekonomi Baru

H. Djohan Sjamsu (Suara NTB/dok)

KENDATI akan dibangun tahun 2022 mendatang, akses ekonomi areal Jalan Lingkar Utara disikapi optimis. Kawasan sepanjang 10 km lebih dari Kecamatan Tanjung ke Gangga itu, potensial sebagai pusat aktivitas ekonomi baru.

Hal itu disampaikan Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU), H. Djohan Sjamsu, S.H., Rabu, 21 Juli 2021. Djohan mengatakan, letak jalan lingkar yang cukup strategis dekat dengan pantai, akan mendukung pengembangan wilayah dari aspek perumahan, perdagangan, maupun pariwisata.

Iklan

“Pembukaan jalan alternatif Lingkar Utara sepanjang kurang lebih 10 kilometer, kita yakini dapat memacu pembangunan dan perekonomian daerah di masa depan,” ucap Djohan.

Di saat bersamaan, keinginan kuat pemegang izin lokasi areal Global Hub Kayangan untuk merealisasikan usahanya, ikut memberi dorongan moril bagi daerah dan masyarakat. Sebagai Kepala Daerah, Djohan akan mendukung program nasional tersebut agar berjalan lancar di wilayahnya.

Ia mengakui, kemiskinan KLU sebesar 26,99 persen memerlukan upaya dan biaya yang cukup besar. Keuangan daerah tidak cukup mampu mengintervensi kemiskinan secara instan. Oleh karenanya, finansial sektor swasta mutlak diperlukan untuk mengembangkan potensi di masyarakat.

“Pada awal pembentukan Lombok Utara, angka kemiskinan di daerah kita sebesar 43,14 persen. Setelah 13 tahun, turun pada tahun-tahun selanjutnya, kita akan berupaya menurunkan angka kemiskinan tersebut,” jelas Djohan.

Sejatinya, Lombok Utara memiliki potensi besar untuk berkembang. Di mana, sebagian besar topografi wilayah berbukit, memiliki rentang panjang kawasan pantai, serta ditambah sektor pertanian memberi peluang bagi masyarakat untuk memperbaiki ekonominya.

“Saya membayangkan, adanya kawasan desa wisata dan agro industri yang berpadu menjadi satu ikon wisata, memberi dampak positif bagi kelangsungan hidup masyarakat dalam jangka panjang,” tambahnya.

Untuk itulah, ia meminta semua pihak untuk bersatu membangun Lombok Utara melalui profesi apapun yang dijalani. Pihaknya selaku pemegang amanah, juga akan berbuat yang terbaik untuk mengubah keterbelakangan kondisi menjadi daerah yang berkembang dan berkemajuan. “Keberpihakan anggaran pada program dan kegiatan penurunan angka kemiskinan dari tahun ke tahun secara konsisten dan berkelanjutan akan terus ditingkatkan,” tandasnya. (ari)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional