Puluhan Warga Tempos Geruduk Kantor Desa Pertanyakan BLT DD

Puluhan warga Tempos mendatangi kantor desa untuk mempertanyakan penyaluran BLT DD. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Puluhan warga Desa Tempos Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat mendatangi kantor Desa setempat, Senin, 6 September 2021. Mereka datang untuk bertemu dengan Kepala Desa Tempos untuk mempertanyakan mekanisme penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang sumbernya dari dana desa (DD). Warga datang ke kantor desa sekitar pukul 09.30 WITA. Mereka diterima langsung oleh Plt Kades Tempos, Samsudin. Sambil duduk bersila di halaman kantor desa, warga menyampaikan aspirasi mereka.

Perwakilan warga, Mujitajid menjelaskan, kedatangan mereka untuk mempertanyakan BLT yang mereka terima untuk tahun 2021baru diberikan hanya tiga kali. Sementara dari informasi yang mereka dapatkan dari desa tetangga, warga yang masuk namanya sebagai penerima BLT sudah menerima sebanyaknya 8 bahkan sampai 9 kali selama tahun 2021.”Kenapa saya dan warga yang lainnya baru menerima hanya tiga kali, ada apa ini,” tanya Mujitajid.

Iklan

Ia bersama 281 warga penerima BLT DD tahun 2021, baru tiga kali menerima, dengan besaran Rp 300 ribu per kepala keluarga setiap bulan. Namun ia mempertanyakan di Desa Tampos, masyarakat baru menerima tiga kali. Tidak seperti desa lain. Informasi yang didapatkan, mereka digantikan oleh warga yang lainnya sebagai penerima BLT DD. “Kalau memang boleh digantikan, siapa yang yang membolehkan, datangkan bupati ke depan kami untuk menyatakan boleh diganti, ” pintanya.

Jika pergantian penerima sudah diatur oleh Bupati, warga tidak akan menuntut. Karena memang namanya sebagai penerima BLT sudah terdaftar dan masuk hingga ke pusat. “Saya sebagai penerima tetap BLT, sampai saat ini baru saya terima tiga kali, seharusnya sampai bulan delapan ini saya harus terima 8 kali, ” pintanya. Warga meminta agar hak mereka diberikan selama 12 kali atau selama satu tahun.

Menanggapi hal ini, Plt Kades, Samsudin menjelaskan bahwa cara penyaluran BLT di Desa Tempos menggunakan sistem bergilir berdasarkan hasil kesepakatan dan musyawarah bersama Kepala Desa, Kadus dan BPD. Alasannya, agar semua warga yang masuk kategori miskin bisa menerima manfaat dari bantuan BLT DD.” Cara penyaluran kita, digilir pertiga bulan berdasarkan rapat evaluasi bersama kadus dan BPD, ” katanya.

Dari hasil pendataan awal, jumlah warga yang masuk katagori penerima BLT sebanyak 800 orang dari sepuluh dusun di Desa Tempos. Dari jumlah ini kemudian dilakukan lagi perbaikan pendataan yang lebih rinci dan valid, dan didapatkan data sebanyak 562 orang warga Desa Tempos yang berhak menerima BLT. ” Kalau diberikan kepada 562 orang, keuangan desa tidak mampu maka dilakukan evaluasi pertiga bulan,” terangnya. Di mana untuk dana BLT DD, Pemdes sudah mengalokasikan sekitar 60 persen atau sekitar Rp 1 miliar lebih.

Untuk tiga bulan pertama pada tahun tahun 2021, sebanyak 281 orang penerima diberikan BLT selama tiga bulan dengan besaran Rp 300 ribu per bulan untuk satu KK. Sisanya masih ada 281 yang belum menerima, padahal mereka berhak sebagai penerima BLT, berdasarkan hasil musyawarah bersama.

Agar masyarakat yang belum mendapatkan, maka dilakukan evaluasi penerima BLT, hasil evaluasi dan kesepakatan bersama, penerima BLT yang belum dapat, diberikan giliran untuk menerima BLT selama tiga juga pada tiga bulan kedua “Jadi pertiga bulan kita lakukan evaluasi, sehingga kita rolling pertiga bulan. Sekarang mereka sudah menerima sama-sama tiga bulan agar sama-sama merasa terbantu, ” terangnya.

Kebijakan ini dilakukan, agar masyarakat yang sama-sama terdampak Covid-19 bisa menikmati bantuan ini. Supaya tidak ada masyarakat yang jadi penonton saja melihat warga lain yang dapat bantuan. Padahal mereka juga sama-sama berhak menerima. Sehingga diatur pola pembagian masing-masing 6 bulan selama satu tahun.

Namun karena sekarang ada gejolak di masyarakat, dan meminta untuk diberikan selama 12 bulan, maka pihaknya akan melakukan evaluasi, dan konsultasi ke kabupaten. “Kita akan evaluasi lagi, Insya Allah kalau hasil evaluasi sudah selesai, BLT segera akan kita bagi sampai bulan 9 ini,”tegasnya.(her)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional