Puluhan Rumah di Desa Badrain Rusak Diterjang Puting Beliung

Rumah warga di Desa Badrain, Kecamatan Narmada yang rusak akibat bencana angin puting beliung.(Suara NTB/ist/BPBD Lobar)

Giri Menang (Suara NTB) – Angin puting beliung menerjang Desa Badrain, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Rabu, 30 September 2020 sekitar pukul 16.00 Wita. Akibat terjangan angin ini, puluhan rumah warga dilaporkan rusak. Sejumlah warga pun diungsikan karena tak bisa menempati rumahnya yang rusak berat. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial serta pihak kecamatan pun tengah melakukan penanganan di lapangan.

Kepala Seksi (Kasi) Logistik pada BPBD Lobar, Tohri mengatakan pihaknya mendapat laporan kejadian angin puting beliung di Desa Badrain sekitar pukul 17.00. “Informasi kejadiannya sekitar pukul 16.00 sore,” jelas Tohri.

Iklan

Setelah menerima laporan, pihaknya langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan penanganan. Pihaknya juga menyiapkan logistik yang dibutuhkan segera oleh para korban.

Dari data sementara yang dihimpun, tidak ada korban jiwa akibat bencana angin puting beliung yang menerjang beberapa dusun di Desa Badrain. Namun, terdapat 41 rumah warga rusak berat dan sisanya rusak sedang dan ringan. “Data sementara yang terdampak 41 rumah, 9 rusak berat, sisanya rusak sedang dan ringan,” terang dia.

Para korban yang tak punya tempat tinggal sejauh ini dievakuasi ke rumah keluarganya dan tempat ibadah. Disamping itu, pihaknya bersama Dinas Sosial menyiapkan tenda darurat sebagai tempat pengungsian sementara di sekitar lokasi. “Rencananya beberapa warga dievakuasi,”jelas dia.

Pihaknya juga menyiapkan kebutuhan logistik, berupa selimut, tikar dan bahan makanan untuk para korban. Terkait jangka panjang, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kalak BPBD dan akan meluncur ke lokasi. “Beliau akan langsung lapor ke pak Bupati,”ujar dia.

Plt. Camat Narmada, M. Busyairi mengatakan, penanganan korban puting beliung sudah dilakukan di lokasi bersama tim BPBD dan Dinsos. “Kami sudah telepon pak pak Sekdes minta informasi berapa korban yang terdampak, total korban yang rumahnya rusak berat sebanyak 9 unit, sisanya rusak sedang dan ringan,” jelas dia.

Total rumah yang rusak sebanyak 49 unit dengan rincian rusak berat 9 unit, rusak sedang 9 unit dan 31 unit rusak ringan. Jumlah warga terdampak sebanyak 47 KK dengan wilayah terdampak antara lain Dusun Medain Barat sebanyak 41 KK. Medain Timur sebanyak 6 KK. Saat ini, jelas dia, kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban adalah selimut, terpal, food ware, Kid ware, dan Family kit. Untuk penanganan korban sendiri pihaknya terus berkoordinasi dengan OPD terkait bersama desa. (her)