Puluhan Kafe di Sumbawa Barat Terindikasi Ilegal

Taliwang (Suara NTB) – Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) KSB, mengindikasikan bahwa puluhan lokasi hiburan malam (Kafe) di wilayah setempat tidak mengantongi izin. Pemkab juga belum mengambil sikap terkait masalah tersebut, karena kondisinya saat ini masih dalam tahap pembahasan untuk bisa menentukan zonasi dari tempat hiburan malam ini.

“Memang lokasi hiburan malam (kafe) yang ada saat ini tidak mengantongi izin (ilegal). Hanya saja kita belum siap untuk menertibkan, karena kita belum petakan zonasi dari hiburan malam ini. Kita juga sudah membahas masalah ini untuk diberikan jalan keluar terbaik tapi hingga saat ini belum ada progres yang bagus,” ungkap Kepala DPM-PTSP KSB, melalui Kabid Perizinan (PTSP) Amri Rahmansyah, kepada Suara NTB, Selasa, 24 April 2018.

Iklan

Dia mengatakan, proses pembahasan zona ini juga dilakukan sebagai proses inventalisir terhadap lokasi hiburan malam yang ada. Sehingga pada saat dilakukan penentuan zona tidak ada pengusaha yang protes. Langkah ini sekaligus sebagai upaya penertiban jika ditemukan bangunan yang berada di luar zona yang telah ditetapkan.

Apalagi, lokasi hiburan malam dianggap sebagai upaya mendukung pariwisata yang ada. Sehingga perlu ada zona khusus, supaya masyarakat sekitar juga tidak terganggu dengan adanya aktifitas hiburan malam tersebut.

“Kita masih pikirkan lokasi yang pas untuk lokasi hiburan malam ini. Supaya tidak ada yang merasa terganggu dan hal-hal yang tidak diinginkan lainnya juga tidak muncul,” sebutnya.

Dia juga mengatakan, sebenarnya para pengusaha hiburan malam sudah ingin memiliki izin terhadap usaha yang ada saat ini. Tetapi Pemerintah belum siap untuk menentukan zonasinya untuk menghindari terjadinya gesekan dengan masyarakat sekitar.

Bahkan, hasil pengakuan dari pengusaha, biaya yang akan dikeluarkan jauh lebih rendah apabila sudah mengantongi izin jika dibandingkan dengan yang belum. Persyaratan yang diperuntukkan untuk proses perizinan juga sudah siap dari para pengusaha hiburan malam tinggal dilaksanakan saja.

“Para pengusaha hiburan malam sebenarnya sudah siap mengurus izinnya. Tetapi kita belum bisa tentukan zonasinya, sehingga kafe yang ada saat ini tetap saja ilegal,” tandasnya. (ils)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here