Puluhan ASN Indisipliner Dijemur

Tanjung (Suara NTB) – Sebanyak 84 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tercatat indisipliner pascalibur panjang Idul Fitri dihukum, Selasa (19/8/2016). Mereka dijemur di bawah terik matahari, di halaman Kantor Bupati Kabupaten Lombok Utara.

Di kalangan ASN, di antaranya ada yang eselon III, namun kebanyakan eselon IV di berbagai SKPD. Data Bagian Kepegawaian Setda KLU, mencatat jumlah ASN yang melebih-lebihkan jatah libur sebanyak 84 orang. Sebarannya, 11 orang atau terbanyak di Sekretariat Daerah, 10 orang bertugas di Dinas PU, Perumahan dan ESDM, 9 orang dari Dishubkominfo, 8 orang dari DPPKAD serta 6 orang dari Dikes.

Selain mereka, SKPD lain juga menyumbang ASN indisipliner dengan sebaran data antara 1 sampai 5 orang. Rinciannya, 5 orang dari Dikbudpora, masing-masing 4 orang dari UPTD Dikbudpora Kayangan, dan Kantor Camat Pemenang, masing-masing 3 orang dari Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah, Disosnakertrans dan Dinas Pertanian (DPPKKP), masing-masing 2 orang dari Sekretariat DPRD, RSUD Tanjung dan Dispar 2, serta masing-masing 1 orang dari UPTD Dikbudpora Pemenang, UPTD Dikbudpora Gangga, BPBD KLU, Puskesmas Tanjung, Puskesmas Gangga,  serta Kantor Camat Gangga.

Wakil Bupati KLU, Sarifudin, SH., pada kesempatan menegaskan dijemurnya ASN indisipliner merupakan salah satu bentuk komitmen Pemda dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai. Menambah libur saat libur dan cuti bersama yang relatif panjang, sudah ia cermati sejak lama. Hal ini bahkan terus berulang dan seolah menjadi kebiasaan buruk para ASN. Oleh karenanya, ia ia tidak igin hal ini terulang kembali di masa depan.

“Sebagai pimpinan, kami tidak ingin dianggap oleh masyarakat tidak pernah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap jajarannya,” ujar Sarifudin.

Persoalan kedisiplinan ASN, sebut dia, telah diatur dalam Undang-Undang, termasuk sanksi bagi yang melanggar. Ia pun meminta, agar sanksi atas pelanggaran yang akan diberikan tidak dikesankan sebagai sikap sentimentil, melainkan proses penegakan regulasi.

“Tidak disiplin, melanggar sumpah sebagai PNS, maka jangan salahkan kami jika kami tindak setiap pelanggaran itu,” cetusnya.

Wabup juga mengajak, agar seluruh ASN lingkup Pemda KLU bersama-sama membangun pelayanan dalam rangka percepatan pelayanan. Bagaimanapun, percepatan hanya sebuah dongeng bilamana seluruh ASN tak memiliki kesadaran dan semangat kebersamaan.

Sementara itu, Asisten III Setda KLU, H. Zulfadli, SE., mengakui jumlah ASN yang dijemur kali kemarin tidak seluruhnya hadir. Beberapa di antaranya dikatakan tidak hadir.

“Tidak semuanya datang, jadi mereka yang tidak datang menerima pengarahan dari wabup akan kita panggil lagi,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga masih akan mensinkronkan perihal absensi ASN. Pasalnya, tidak semua ASN yang tidak masuk kantor bertatus absen. Melainkan beberapa di antaranya langsung bertugas di lapangan dan tidak langsung mengisi daftar hadir. Meski demikian, indisipliner ASN ini harus disikapi tegas. Mengingat pihaknya sudah mewanti-wanti agar ASN tidak melebih-lebihkan jatah libur. Sehingga, wajar bagi dia jika ASN indisipliner ini diberikan sanksi sesuai pelanggaran yang dibuatnya. (ari)