Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi

Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Suara NTB/ist)

Wagub NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., optimis perekonomian daerah yang sempat minus dikarenakan pandemi Covid-19 bisa membaik pada tahun berikutnya. Hal tersebut diungkapkan Wagub selepas menghadiri penandatanganan kerja sama dan nota kesepahaman antara 34 gubernur  dengan Kepala Perwakilan BPKP se-Indonesia, disaksikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri)Tito Karnavian dan Kepala BPKP Pusat secara virtual, Rabu, 2 Desember 2020.

”Biasanya di waktu normal eksekusi anggaran kencang di akhir-akhir saja. Tapi sekarang karena proses  pemulihan ekonomi di masa pandemi eksekusi anggaran dari kuartal pertama harus kencang supaya baik pertumbuhannya,’’ujar Wagub.

Untuk pengawasan, Pemprov NTB memiliki hubungan kerjasama yang baik dengan BPKP NTB.  Setiap perencanaan hingga eksekusi anggaran Pemrov NTB selalu berkonsultasi  dengan BPKP. Hal tersebut untuk saling menjaga agar penggunaan uang negara bisa terus aman dan tepat sasaran. ‘’Kita optimis Insya Allah perekonomian kita semakin baik,’’ ucap Wagub.

Kepala BPKP Pusat,  Muhammad Yusuf Ateh, saat acara tersebut menyebutkan, Pemerintah Pusat dan Daerah menjadi   busur penggerak perekonomian utama di masa pandemi. Oleh karena itu, sejak Januari mendatang, pembelanjaan harus dilaksanankan dengan cepat, tepat, dan akuntabel, agar pertumbuhan ekonomi bisa terus membaik.

Selain itu, Kepala BPKP Pusat juga menekankan pentingnya pengawasan dan ketelitian dalam membelanjakan anggaran. Sehingga tidak ada oknum nakal yang memanfaatkan kondisi tersebut demi mendapatkan keuntungan. Oleh karena itu, ia meminta agar pemerintah dan pengawas harus bekerjasama dengan sebaik-baiknya.

‘’Kami ingatkan hati-hati dan tetap akan ada pemeriksaan. Kita berharap BPKP mampu mendampingi dan mengawasi pelaksanaan ini agar pelaksanaannya bisa cepat, tepat, dan akuntabel,’’ tegasnya. (r)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here