Pulau-Pulau di NTB Terancam Diprivatisasi

Mataram (suarantb.com) – Pulau-pulau kecil yang tersebar di perairan NTB diakui Kepala Biro Administrasi Pemerintahan Setda NTB, Irnadi Kusuma berpotensi besar untuk diprivatisasi. Baik oleh pihak lokal maupun pihak luar.

“Potensi pulau-pulau di NTB untuk diprivatisasi lebih besar. Ada beberapa pulau yang sudah dimiliki perorangan. Langkah kita untuk menertibkan ada, tapi harus ditilik dari segi historis dulu,” ungkapnya.

Iklan

Terdapat tiga pulau di NTB yang telah diakui sebagai hak milik pribadi atau diprivatisasi. Tiga pulau tersebut adalah Gili Nanggu seluas 12 hektar yang dimiliki Sasmito dan Gili Poh seluas 0,5 hektar dimiliki Suteja. Serta, Gili Lontar seluas 2,75 hektar yang dimiliki Sarkawi dan Lalu Maya Bongor. Ketiganya diketahui berlokasi di perairan sekitar Pulau Lombok.

Kedua pemilik pulau tersebut diketahui berdomisili di Bali. Namun, nama yang tercantum dalam surat kepemilikan tersebut diyakini Irnadi tidak bisa membuktikan sepenuhnya pemiliknya seorang warga lokal. Karena terdapat kemungkinan nama yang digunakan lokal, tetapi pemiliknya berasal dari mancanegara.

Berdasarkan fakta lapangan ini, Pemprov NTB akan melakukan koordinasi dengan lembaga terkait untuk mengetahui proses privatisasi tersebut.

“Tentu nanti akan kita lakukan koordinasi BPN dan lembaga lainnya. Kita ingin tahu historis kepemilikan pulau itu, sehingga bisa terjadi privatisasi. Kalau tidak bisa kasih bukti kepemilikan yang kuat, bisa diambil alih lagi oleh pemerintah,” imbuhnya.

Menghindari kejadian serupa terulang kembali, Irnadi menyebut pemetaan pulau-pulau yang belum bernama sangat perlu dilakukan. “Pemetaan ini diperlukan untuk mendata pulau yang belum bernama. Dan juga mencegah agar pulau-pulau ini dimiliki oleh orang asing. Karena sebisa mungkin sangat kita hindari pulau dimiliki perorangan,” tandasnya.

Perlu diketahui jumlah pulau yang telah tercatat di NTB berjumlah 380 pulau. Dengan penemuan terbaru 100 pulau yang tersebar di sekitar Pulau Lombok. Sementara untuk wilayah sekitar Pulau Sumbawa, Dompu dan Bima belum dilakukan pemetaan. Dan menurut Irnadi, jumlah pulau di NTB akan terus bertambah terutama di daerah sekitar Pulau Sumbawa. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here