Pulang dari Malaysia, 77 PMI Lotim Langsung Dikarantina

Puluhan PMI repatriasi dari Malaysia dibawa ke Rusunawa Kayangan, Labuhan Lombok, untuk dikarantina guna pencegahan Covid-19 selama lima hari.(Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Pemkab Lombok Timur (Lotim) kembali memfungsikan Rusunawa Labuhan Lombok sebagai lokasi isolasi untuk penyebaran Covid-19. Tercatat 77 orang dibawa ke tempat ini untuk menjalani isolasi, Kamis, 21 Januari 2021. Semuanya merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) yang baru pulang dari Malaysia. Sementara untuk anak-anak dua orang sehingga totalnya 79 orang.

Disampaikan Kepala PPTK pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lotim, Moh. Hirsan, penanganan PMI repatriasi ini dari Malaysia yang sebelumnya ditangani Pemprov NTB, di mana sejak tanggal 2 Januari 2021 dilakukan pemulangan, sesuai dengan surat edaran Satgas Penanganan Covid-19 pusat.

Iklan

Bagi pelaku perjalanan jauh dari luar negeri harus dikarantina selama 5 hari di masing-masijg daerah. Langkah ini dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 yang sudah bermutasi dengan varian baru.  Untuk diketahui dari kepulangan tanggal 2 Januari hingga 16 Januari 2021 dilakukan karantina di Asrama Haji Loang Baloq Mataram. Sementara mulai tanggal 21 Januari, Kabupaten Lotim melakukan karantina di Rusunawa Kayangan, Labuhan Lombok dengan jumlahnya saat ini sebanyak 79 orang.

“PMI ini baru pulang dari Malaysia dan langsung dibawa ke Rusunawa untuk dikarantina selama lima hari. Yang kita karantina kepulangan tanggal 21 Januari 2021. Sebagian besar PMI ilegal karena mereka sudah lama tinggal di Malaysia,” terangnya.

Terpisah, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim, Drs. H. M. Juaini Taofik, MAP,  menyebutkan ada lima OPD Lotim yang terlibat terkait kepulangan PMI ini. Di antaranya Dishub untuk proses penjemputan, Perkim urusan penyiapan Rusunawa, Dinas Sosial terkait Konsumsi dengan sistem dapur umum, Dikes urusan fasilitasi kesehatan bersama RSUD R Soedjono Selong dan RS Lotim dan Satpol PP kaitannya Pengamanan serta leading sektoralnya adalah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Satgas Covid-19 menyiapkan segala sesuatunya untuk memfasilitasi karantina Para PMI Lotim yg baru pulang atau tiba. Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh PMI yang pulang dalam keadaan steril dari Covid-19 sebelum berkumpul dengan keluarganya.

“Selama proses karantina, keluarga dilarang untuk membesuk. Insya Alloh kami akan melakukan rapid antigen seluruh PMI tersebut,” terang Sekda Lotim ini.

Di samping itu, masih diperkirakan total jumlah PMI yang akan pulang sekitar 700 hingga 800 orang. Maka dari itu, kepulangan PMI juga sangat ketat sejak dari Malaysia, di perjalanan sampai kepada daerah asal tetap terkawal oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Pemda masing-masing. Proses repatriasi ini sendiri kebijakan Pemerintah Malaysia untuk memudahkan pemulangan para PMI yang habis kontrak dan yang dulu berangkat secara non prosedural.

“Sampai dua hingga tiga bulan ke depan ada yang pulang, kedatangan mereka tiap hari Kamis dan Sabtu. Untuk pembiayaannya kita manfaatkan dari dana tak terduga. Pencegahan lebih baik daripada pengobatan,” pungkasnya. (yon)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional