PTM Belum 100 persen, Vaksinasi Pelajar di Lobar Banyak Terkendala Izin Orang Tua

Giri Menang (Suara NTB) – Vaksinasi kalangan pelajar di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) banyak terkendala rekomendasi atau izin orang tua. Sehingga kebanyakan di sekolah yang masih rendah vaksinasi disebabkan belum mendapatkan Izin orang tua atau wali murid. Padahal diharapkan dengan program serbu vaksinasi ini bisa mempercepat PTM 100 persen.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lobar H. Nasrun, menyebuut, kendala dialami vaksinasi pelajar adalah rekomendasi izin dari orang tua. “Kebanyakan kendalanya, rekomendasi (izin) dari orang tua,” jelas Nasrun, Jumat, 1 Oktober 2021.

Iklan

Meski demikian, pihak Dinas Dikbud Lobar melalui semua sekolah pun sudah menyiapkan data pelajar berusia 12 tahun ke atas yang perlu divaksin.

Setelah semua pelajar tervaksin, apakah bisa diterapkan pembelajaran tatap muka (PTM) penuh, hal ini kata dia akan diskusikan dengan Tim Satgas Kabupaten. “Rencananya sih PTM full,” ujarnya.

Pihaknya menargetkan, setelah Oktober ini bisa PTM penuh. Namun demikian itu perlu melihat keadaan, karena tergantung situasi. Yang jelas, 80 persen sekolah siap menerapkan PTM full dengan berbagai kelengkapan yang sudah disiapkan, namun perlu mengikuti aturan PPKM.

Sedangakan untuk vaksinasi guru, sejauh ini sudah mencapai 90 persen, sehingga sisanya akan disasar. Saat ini, lanjut dia, semua sekolah di Kabupaten Lobar, baik tingkat SD, SMP sederajat sudah menerapkan  PTM  terbatas dengan jumlah siswa 50 persen masing-masing kelas dari kapasitas. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional