PT. SMS Berikan Anugerah Umroh Bagi Petani Tebu di Dompu

0

Dompu (Suara NTB) – Dompu (Suara NTB) – Sebuah apresiasi kepada petani mitra tebu di Kecamatan Pekat, Dompu digelar untuk pertama kalinya oleh PT. Sukses Mantap Sejahtera (SMS), Selasa, 6 Februari 2018, setelah dua tahun pabrik gula (PG) ini beroperasi. Penganugerahan kepada petani mitra tebu dengan produktivitas tertinggi per hektar ini, diselenggarakan secara sederhana di kawasan PG PT. SMS di Desa Doropeti, Pekat.

Pasangan suami istri Tasrif dan Nurmala, petani tebu mitra di Dusun Doroncanga, Desa Soritatanga, tak mampu menahan isak tangisnya ketika anugerah umroh untuk pasangan yang diberikan padanya, diumumkan oleh panitia. Dua petani lainnya, Umi Budiati dari Desa Beringin Jaya dan H. M. Ali Abdullah dari Desa Calabai memenangkan penghargaaan sebagai juara dua dan tiga dan berhak atas hadiah masing-masing sebuah sepeda motor.

IKLAN

Pemberian reward kepada petani mitra ini mendapat sambutan hangat para petani tebu dari 12 desa di Kecamatan Pekat dan dihadiri oleh unsur Muspika setempat, kepala Desa, tokoh masyarakat dan alim ulama.

“Kehadiran PT. SMS di wilayah kami sudah dirasakan oleh masyarakat. Kami mendukung keberadaan pabrik gula ini. Ke depan kami berharap ada kerjasama yang lebih bersinergis antara PT dan masyarakat, sehingga membawa kesejahteraan bersama, masyarakat Doropeti khusunya dan masyarakat Pekat, Dompu pada umumnya,” kata Kepala Desa Doropeti, Dahlan mewakili para kepala Desa dalam sambutannya.

Dahlah berharap PT ini bisa berkembang dengan baik dan ia berjanji mendukung sepenuhnya untuk mempercepat pengembangan tebu di Pekat. “Saya akan membantu PT ini di masyarakat. Kalau petani punya dua hektar lahan, kami akan mengajaknya satu hektar untuk bertanam tebu, satu hektar untuk bertanam jagung. Petani akan tahu mana yang lebih menguntungkan,” ujar kepala Desa energik itu.

Foto bersama para pemenang penghargaan petani terbaik musim giling 2017, didampingi para kades dan pimpinan PG PT. SMS

Anugerah yang diberikan PT. SMS ini, kata Presiden Direktur Somora Group Yohan Setiawan, merupakan bentuk terimakasi perusahaan kepada para petani tebu yang sudah merawat tebunya dengan baik, untuk hasil yang tinggi. Petani Mitra adalah harapan dari PG PT. SMS. Tantangan yang dihadapi oleh perusahaan dan petani ke depan bukanlah semakin ringan.

“Perusahaan dan petani itu satu keluarga yang harus saling mendukung satu sama lain,’’ kata Yohan Setiawan dan meyakinkan bahwa pabrik gula PT SMS ini berbasis kebun. Karena itu ia meminta seluruh karyawan, staf PT SMS untuk menjalin kerjasama yang baik dengan petani mitra dan semua pihak.

Di bagian lain, Direktur Operasional PT SMS Dinar Ariefin mengungkapkan, minimal diperlukan 15.000 hektar kebun tebu untuk mendukung operasional pabrik secara normal. Target minimal 15 ribu hektar itu dicanangkan dicapai dalam tiga tahun ke depan. Karena itu berbagai upaya menjalin kerjasama dengan petani dan institusi dilakukan untuk bisa membuka lahan-lahan bagi pengembangan tebu di wilayah Pekat.

Dinar Ariefin mengungkapkan, para petani yang mendapat penghargaan ini hanya sebagian kecil dari petani-petani tebu mitra terbaik di Pekat. “Ini adalah petani tebu terbaik dari semua petani yang baik. Kali ini hanya satu petani yang bisa diberangkat umroh oleh perusahaan. Ke depan mungkin dua, tiga bahkan mungkin duapuluh petani. Semua itu tergantung dari para petani sendiri dalam merawat kebun tebunya,” ujar Dinar Ariefin disambut tepuk tangan petani.

Kata Dinar ada petani yang produktivitas lahannya melebihi kebun HGU sendiri. Di situ pastilah ada inovasi dan upaya gigih petani bersanguktan yang patut diteladani oleh petani tebu lain. Diharapkan prestasi tiga petani tebu mitra ini dapat memotivasi petani dan masyarakat lainnya untuk mengembangkan tebu rakyat di Dompu, khususnya Kecamatan Pekat. (*)