PT. Dharma Lautan Utama Cabang Kayangan Menuju Kenormalan Baru

Kegiatan yang dilakukan oleh kru PT. DLU Cabang Kayangan untuk mendukung pemerintah mengendalikan wabah Covid-19. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Dalam rangka pencegahan Covid 19 dan penerapan new normal atau kenormalan baru, PT. Dharma Lautan Utama (DLU) mulai dari kantor pusat, seluruh kantor cabang dan kapal jauh-jauh hari sudah melaksanakan protokol pencegahan Covid-19.

Manager PT. DLU Cabang Kayangan, Mohammad Darmawan menjelaskan kesiapannya dimulai dari sisi SDM, armada dan pelayanan. Dari sisi SDM, PT. DLU Cabang Kayangan mengikuti anjuran pemerintah mengantisipsi penularan virus Corona dengan memperkuat imunitas karyawan.

Iklan
Kegiatan yang dilakukan oleh kru PT. DLU Cabang Kayangan untuk mendukung pemerintah mengendalikan wabah Covid-19. (Suara NTB/ist)

Perusahaan telah melaksanakan program kepada seluruh karyawan di seluruh lintasan penyeberangan dari kantor pusat, kantor cabang, dan seluruh kru kapal diharuskan mengonsumsi ramuan herbal setiap dua hari sekali. Ramuan herbal terdiri dari jahe,kunyit, daun sirih, madu putih, dan kuning telur ayam kampung dijadikan satu ramuan. Seluruh karyawan mengosumsinya baik kru darat, kru kapal, maupun kantor.

Darmawan menegaskan kesiapan PT. DLU Cabang Kayangan menyambut kebijakan pemerintah memberlakukan kenormalan baru atau new normal di masa pandemi Covid-19 pada 1 Juni 2020. Perusahaan penyedia jasa penyeberangan nasional ini memastikan pelayanannya di Selat Lombok sudah memenuhi seluruh ketentuan kesehatan dan keselamatan yang berlaku.

Kegiatan yang dilakukan oleh kru PT. DLU Cabang Kayangan untuk mendukung pemerintah mengendalikan wabah Covid-19. (Suara NTB/ist)

Kesiapan PT. DLU sebetulnya bukan saja karena ada wacana pemerintah akan memberlakukan kenormalan baru tatanan kehidupan. Namun, jauh sejak terdeteksinya Covid-19 di Indonesia. Standar operasional dalam pelayanannya dilakukan cukup ketat.

Penggunaan masker diwajibkan bagi seluruh karyawan. Baik pada saat berdinas, maupun beraktivitas lain di luar rumah. Saat beraktivitas di lapangan, baik kru darat maupun kru kapal, khususnya yang berhadapan langsung dengan pelanggan atau penumpang, diharuskan menggunakan kaca pelindung wajah, masker, dan sarung tangan.

Mencuci tangan juga dijadikan keharusan. Perusahaan menyediakan wastafel di titik-titik strategis. Kepada karyawan, kepada tamu, maupun kepada penumpang kapal. Pengecekan suhu tubuh wajib dilakukan sebelum masuk kantor atau sebelum memulai beraktivitas. Pengecekan suhu tubuh berlaku tanpa terkecuali, Tambah darmawan.

  Ini Kesiapan PT. DLU Cabang Lembar Melayani Selat Lombok Saat “New Normal” Diberlakukan

Kemudian di kapal, sebelum dioperasikan, kapal disemprot disinfektan. Akhir dari kegiatan operasional pun, penyemprotan kembali dilakukan. Untuk kapal yang beroperasi tiga trip, saat penumpang turun, kapal disemprot disinfektan, kemudian menunggu beberapa menit sebelum penumpang berikutnya dipersilahkan masuk kembali. Penyemprotan dilakukan di seluruh bagian kapal. Kegiatan ini setiap hari harus dilakukan.

“Kalau kapal cuma sekali jalan, sebelum beroperasi disemprot disinfektan, setelah selesai beroperasi, semprot lagi dan kapal diistirahatkan,” ujar Darmawan.

Saat diberlakukan kenormalan baru, perusahaan juga tetap menerapkan standar kesehatan. Pembatasan tempat duduk antar penumpang. Baik di ruang penumpang maupun ruang lesehan (penumpang ekonomi duduk dan ekonomi tidur), diberikan jarak minimal satu meter. Dengan memberi tanda silang pada setiap jarak agar tidak diisi.

“Social distancing di atas kapal tetap diberlakukan. Kursi lesehan maupun ruang penumpang diberi tanda silang setiap minimal 1 meter. Sudah dilakukan di kapal,” imbuhnya.
Di atas kapal, tenaga dan kebutuhan medis disiapkan, bilamana ada potensi penumpang kapal yang mengalami sakit. Penanganannya menggunakan standar penanganan pasien Covid-19. Tenaga medis menggunakan baju hazmat, obat-obatan, masker medis, tabung oksigen, dan tandu.

Selain itu, imbauan dan edukasi di atas kapal juga tak luput dilakukan. Demikian juga di kantor-kantor cabang. Edukasinya berkaitan tentang Covid-19 dan cara pencegahannya, serta cara mencuci tangan yang baik.

Edukasi lainnya, berupa safety news tentang Covid-19 dan imbauan melalui ruang informasi di mana penumpang diedukasi mengenai Covid-19 dan pemutaran video berisi edukasi langsung mengenai covid-19. Edukasinya tentang Covid-19 dan bagaimana cara pencegahan penularan. Hal ini dilakukan sebagai kerjasama perusahaan dengan pemerintah untuk membantu pencegahan penularan Covid-19. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here