Proyek RS Mandalika Jadi Atensi Pusat

Nurhandini Eka Dewi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidan Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Republik Indonesia disebut telah memberikan arahan terkait pembangunan Rumah Sakit Internasional Mandalika di NTB. Terutama untuk memastikan terwujudnya salah satu fasilitas pendukung gelaran MotoGP 2021 tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A menerangkan, arahan tersebut diberikan langsung ke pihaknya dalam rapat terakhir dengan Menko Marves beberapa waktu lalu. Di mana tahapan pengerjaan rumah sakit internasional tersebut masih menunggu lelang proyek.

‘’Pak Luhut tahu (perkembangannya). Tapi kita diminta pastikan selesai. Sekarang sedang tender, semoga awal Juli sudah bisa kontrak dan jalan,’’ ujar Eka saat dikonfirmasi, Rabu, 1 Juli 2020. Menurutnya, pembangunan rumah sakit 4 lantai tersebut masih bisa dikejar sampai akir 2020 mendatang.

‘’Menurut DED (Detail Engineering Design) itu bisa selesai Desember tahun depan (jika pengerjaan fisik terealisasi Juli, Red). Jadi pengerjaan fisik hampir 5 bulan, itu teman-teman teknis yang tahu. Sudah dihitung,’’ jelas Eka.

Sembagi menunggu proses lelang, Dikes NTB juga telah membuka perekrutan tenaga kerja untuk rumah sakit internasional tersebut. Diantaranya melalui rekrutemen PNS yang saat ini masih tertunda karena pandemi virus Corona (Covid-19).

‘’SDM kita ambil dari rekrutmen PNS sebagian. Untuk alat kesehatan juga kita sedang proses untuk diusulkan di DAK 2021,’’ ujar Eka. Untuk kebutuhan tenaga kesehatan, menurutnya masih perlu dihitung lagi. Mengingat rumah sakit yang akan dibangun tidak terlalu besar.

‘’Jadi rumah sakitnya tidak terlalu beras, tipe D. Sekitar 100 (tenaga kerja) yang dibutuhkan untuk dokter dan perawata, sama dengan rumah sakit darurat yang sekarang. Besarnya juga sama,’’ jelas Eka. Menurutnya, hal tersebut telah disesuaikan dengan rancangan kebutuhan trauma center di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Sebagai informasi, pembangunan Rumah Sakit Internasional di Mandalika diproyeksikan dengan gedung 4 lantai. Anggaran yang diajukan untuk pembangunan fasilitas pendukung MotoGP tersebut sebesar Rp45.651.310.000.

Sebelumnya, Kepala Biro Bina Administrasi Pengendalian Pembangunan dan Layanan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (BAPP dan LPBJP) Setda NTB, H. Sadimin, menerangkan Rumah Sakit Internasional Mandalika sampai saat ini masih dalam proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) NTB.

Tahap tender saat ini adalah pembukaan dan evaluasi penawaran. Dimana pagu proyek tersebut dianggarkan dari APBD NTB Tahun 2020.

Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) NTB, Selasa (23/6), jumlah peserta lelang sebanyak 82 penyedia jasa. Penandatanganan kontrak sendiri ditargetkan terlaksana pada 10 Juli mendatang. (bay)