Proyek Pengembangan RSUD NTB Segera Dilelang, Pinjaman Daerah Cair Rp525,54 Miliar di APBD-P 2021

H. Lalu Herman Mahaputra (Suara NTB/dok), H.L.Gita Ariadi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Mulai APBD Perubahan (APBD-P) 2021, dana pinjaman dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) akan mulai dicairkan. Pemprov NTB telah memasukkan penerimaan dari dana pinjaman sebesar Rp525,54 miliar dalam RAPBD-P 2021.

Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., yang dikonfirmasi di Kantor Gubernur, kemarin  mengatakan bahwa memang Pemprov akan mulai menerima dana pinjaman sebesar Rp525,54 miliar di APBD-P 2021.

Iklan

‘’Mulai APBD perubahan tahun anggaran 2021 akan diterima pinjaman sebesar Rp525, 54 miliar,’’ sebutnya.

Pinjaman dari PT. SMI diarahkan untuk penyelesaian pembangunan jalan provinsi melalui pola tahun jamak pada 13 paket prioritas di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa dengan pembiayaan sebesar Rp250 miliar.

Kemudian, dana pinjaman tersebut juga diarahkan untuk lanjutan pembangunan Trauma Center RSUD NTB, dengan pembiayaan sebesar Rp 83 miliar. Serta pembangunan IGD Terpadu RSUD NTB dan alat kesehatan dengan pembiayaan sebesar Rp192,54 miliar.

Total dana pinjaman yang diperoleh Pemprov NTB dari PT. SMI sebesar Rp750 miliar. Dana pinjaman ini akan diserap selama 10 bulan atau sampai 2022 mendatang.

Terpisah, Direktur RSUD NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes., M.H., mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan dokumen lelang untuk proyek pengembangan RSUD NTB yang dibiayai lewat dana pinjaman PT. SMI. Mulai pekan ini, pihaknya berkoordinasi dengan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda NTB.

Dikatakan, untuk tahap awal, akan dilakukan lelang untuk manajemen konstruksi (MK). Setelah lelang konstruksi selesai, barulah dilakukan lelang untuk pekerjaan fisiknya.

“Lelang MK diajukan dulu. Baru nanti lelang untuk pelaksanaan fisiknya,” terangnya.

RSUD NTB telah membuat timeline terkait dengan pengerjaan proyek pengembangan rumah sakit milik Pemprov NTB tersebut. Sesuai rencana, pengerjaan fisik lanjutan pembangunan Gedung Trauma Center akan dilaksanakan pertengahan Oktober. Sedangkan pembangunan Gedung IGD Terpadu direncanakan mulai Desember mendatang. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional