Proyek Pengembangan Hampir Rampung, BIZAM Siap Sambut WSBK

Kondisi terminal baru BIZAM serta apron bandara yang sudah rampung dikerjakan. Fasilitas penunjang tersebut disiapkan untuk mendukung event dunia di kawasan The Mandalika. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Proyek pengembangan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM), sudah hampir rampung. Empat proyek utama yang masuk dalam program pengembangan bandara terbesar di NTB tersebut, capaiannya di saat ini sudah di atas 96 persen. Bahkan untuk proyek perluasan terminal bandara dan fasilitas penunjangnya serta perluasan apron barat sudah tuntas.

Dengan fokus kini pada penyelesaian pengerjaan perpanjangan run way atau landasan pacu serta pengembangan fasilitas kargo. ‘’Untuk perpanjangan run way sudah mencapai 99 persen dan pengembangan fasilitas kargo sudah 96 persen,’’ terang Communication Realationship Stakeholder Manager PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA), Arif Harianto, kepada Suara NTB, Kamis, 30 September 2021.

Iklan

Memang ada satu kegiatan lagi yang saat ini juga sedang berjalan. Yakni penataan area pengunjung bandara dan terminal parkir bandara dengan progres pengerjaan sudah diatas 53 persen. Hanya saja, untuk kegiatan tersebut tidak masuk dalam paket program pengembangan bandara dalam rangka mendukung event internasional di kawasan The Mandalika.

Dengan kata lain, dari sisi fasilitas transportasi udara BIZAM sudah siap untuk mendukung gelaran World Superbike (WSBK) Championship 2021 yang akan digelar bulan November mendatang. Termasuk event balap MotoGP tahun 2022 mendatang. ‘’Bicara dukungan WSBK, dari sisi fasilitas bandara semua sudah siap,’’ tegas Arif.

Khusus untuk perpanjangan run way BIZAM sendiri rencananya pada bulan Oktober mendatang akan dilakukan verifikasi kelayakan dan kesiapan oleh Kementerian Perhubungan. Jika semua berjalan lancar sesuai rencana, maka run way BIZAM yang baru tersebut sudah bisa langsung digunakan. Artinya, BIZAM sudah bisa didarati pesawat komersial terbesar sekarang ini, seperti tipe Boeing 777.

‘’Dengan penambahkan run way (menjadi 3.300 meter), maka BIZAM sudah bisa dan siap untuk didarati pesawat terbesar yang ada di dunia saat ini, sekelas Boeing 777 misalnya,’’ ujarnya. Apron untuk pesawat wide body tersebut saat ini juga sudah disiapkan. Jadi bisa dikatakan tidak ada kendala berarti terkait kesiapan dan dukungan fasilitas kebandarudaraan.

Kapan semua fasilitas tersebut akan mulai digunakan? Arif mengaku belum tahu persis. Karena memang ada rencana fasilitas baru tersebut baru akan dioperasikan secara serentak setelah seluruh proyek dinyatakan selesai dan akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Mengingat pengembangan BIZAM masuk dalam Proyek Strategis Nasional. Biasanya Presiden langsung yang akan meresmikan.

“Yang jelas sebelum WSBK, semua fasilitas baru di BIZAM sudah dioperasikan. Soal kapan akan diresmikan kita masih menunggu kesiapan R1 (Presiden),” tandas Arif. (kir)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional