Proyek Pengembangan BIZAM Target Tuntas Oktober

General Manager (GM) PT. AP I LIA, Nugroho Jati, menunjukkan tanda apron yang disiapkan untuk pesawat berbadan lebar tipe Boeing 777 atau 747 yang sudah selesai dikerjakan. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) -Dua dari lima proyek yang masuk rencana pengembangan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) telah bisa dituntaskan. Sementara tiga proyek lainya kini masih dalam pengerjaan dengan target selesai seluruhnya pada bulan Oktober mendatang. Demikian diungkapkan Stakeholder Relationship Manager PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA), Arif Harianto, kepada Suara NTB, Rabu (25/8).

Kedua proyek yang sudah selesai dikerjakakan tersebut yakni proyek perluasan terminal bandara. Di mana total luas terminal BIZAM sekarang ini 43.501 meter persegi. Dengan kapasitas daya tampung penumpang hingga 7 juta orang dari semula hanya 24.123 meter persegi dengan kapasitas hanya menampung 3,5 juta penumpang per tahun.

Iklan

“Terakhir kemarin pekerjaan perluasan apron di sisi barat telah tuntas. Dengan luas total 136.300 meter persegi,” sebut Arif. Dengan begitu, apron BIZAM kini bisa menampung sampai 16 pesawat pada waktu bersamaan. Dengan konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 6 pesawat wide body atau pesawat berbadan lebar sekelas Boeing 777 dan pesawat kargo logistik MotoGP.

Selesainya proyek perluasan apron BIZAM tersebut sebagai salah satu komitmen PT. AP I LIA dalam mendukung kelancaran perhelatan olahraga otomotif dan berbagai event yang akan digelar di kawasan The Mandalika nanntinya. “Ini semua sebagai komitmen kami mendukung berbagai event internasional di kawasan The Mandalika,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Arif menjelaskan, dengan semakin dekatnya gelaran World Superbike (WSBK) pihaknya kini terus mempercepat penyelesaian tiga proyek pengembagan BIZAM lainya. Mulai proyek perpanjangan runway atau landasan pacu serta peningkatan daya dukungnya lainya. Pengembangan fasilitas kargo, serta pembangunan gedung dan parkir kendaraan.

Memang dari ketiga proyek tersebut, progresnya berbeda-beda. Misalnya, untuk perpanjangan run way sudah mencapai 68,27 persen, fasilitas kargo 81,92 persen dan penataan pengunjung dan parkir kendaraan sudah diatas 40,59 persen. Kendati demikian, untuk target penyelesaian secara keseluruhan pada bulan Oktober mendatang.

Dengan kata lain, semua fasilitas penunjang bandara sudah siap sebelum event WSBK di bulan November mendatang. “Prinsipnya semua kita kebut. Agar bisa selesai target waktu sebelum event balapan internasional di kawasan The Mandalika digelar,” tutup Arif. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional