Proyek Penataan Terminal LIA Dikebut

Praya (Suara NTB) – Proyek penataan terminal Lombok International Airport (LIA) terus dikebut pengerjaannya. Mengingat, batas waktu penyelesaian proyek-proyek tersebut hanya sampai bulan ini. Artinya, proyek seperti pembangunan selasar terminal, taman, serta pick up drope zone tersebut, harus selesai bulan ini juga.

Demikian disampaikan General Manager (GM) PT. Angkasa Pura (AP) I LIA, I Gusti Ngurah Ardhita, kepada Suara NTB, Rabu, 2 Mei 2018 malam. Ditemuai saat melakukan monitor pelaksanaan proyek penataan terminal LIA, Ardhita menjelaskan, agar proyek bisa tuntas tepat waktu, pihaknya sudah meminta rekanan proyek untuk menambah jam kerja. Tidak hanya pada siang hari saja, tetapi juga sampai malam hari.

Iklan

“Jadi sekarang pengerjaan proyek tidak hanya pada siang hari saja. Malam haripun pengerjaan proyek tetap berjalan. Ini dilakukan, supaya target waktu penyelesaianya proyek-proyek tersebut bisa tercapai,” tegasnya.

Ia menjelaskan, ada beberapa pekerjaan yang saat ini dikebut pengerjaannya. Terutama yang paling besar, pembangunan selasar terminal. Kemudian pick up drope zone serta taman. Ditambah beberapa pekerjaan minor lainnya. “Khusus untuk selasar serta pick up drope zone, bulan ini juga harus sudah digunakan,” timpalnya.

Setelah jadi, selasar nantinya akan digunakan sebagai pusat konsentrasi masyarakat dan para pengantar penumpang pesawat. Sehingga masyarakat maupun pengantar penumpang tidak perlu sampai masuk ke area terminal, yang justru bisa mengganggu aktivitas di dalam terminal bandara.

“Jadi nanti, masyarakat yang hendak menjemput maupun mengantar calon penumpang hanya bisa sampai selasar terminal saja. Tidak bisa sampai masuk ke terminal. Masyarakat pun tidak perlu berpanas-panas lagi atau kehujanaan saat mau mengantar ataupun menjemput penumpang pesawat,” imbuhnya.

Di selasar itu nantinya, konter bus dan angkutan bandara termasuk taksi bandara juga akan ditempatkan. Bersamaan dengan fasilitas penunjang bandara lainnya. Sehingga semua kegiatan bisa terpusat di satu lokasi. Ardhita menambahkan, semua penataan yang dilakukan pihaknya dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan di LIA. Masyarakat maupun penumpang serta pengguna saja kebandaraan lainnya bisa benar-benar nyaman ketika berada di LIA. “Selama ini kita selaku disibukkan dengan urusan menertibkan masyarakat di area terminal. Tapi nanti kalau selasar terminal sudah selesai, semua kegiatan dipusatkan di tempat tersebut,” ujarnya. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here