Proyek Pemusnah Sampah di Mataram Gagal Dioperasikan

Ilustrasi sampah (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Irwan Rahadi menganggap proyek osamtu atau alat pemusnah sampah yang dibangun 2015 lalu sebagai proyek gagal. Pasalnya, proyek itu sampai saat ini tak berjalan.

“Berani saya katakan ini gagal,” tegas Irwan, Kamis, 24 Januari 2019. Osamtu dikerjakan oleh Dr. Tedjo, akademisi Universitas Mataram, pada era Penjabat Walikota Mataram, Dra. Hj. Putu Selly Andayani.

Iklan

Alat pembakar sampah pernah diujicobakan, tapi tak berlanjut karena asap dihasilkan tak bagus dan jadi polusi udara. Tindaklanjut program itu kata Irwan, ia tiga kali bertemu dengan penggagas proyek tersebut tetapi tidak berani melanjutkan.

Artinya, ada permasalahan jika program tersebut dilanjutkan.

Dari sisa proses pembakaran menghasilkan asap tebal. Otomatis tidak sehat untuk kualitas udara. Berikutnya, air dihasilkan dari pembakaran sampah serta sisa pembakaran.

“Saya sampai tiga kali ketemu dengan Pak Tedjo. Saya tantang ayo dong lanjutkan. Tapi dia tidak berani,” ucapnya. Oleh karena itu kata Irwan, osamtu tidak bisa dikembangkan. Program memiliki dampak tidak baik terhadap lingkungan.

Terhadap penanganan sampah, LH masih dengan sistem atau pola lama. Sistem angkut buang dinilai lebih efektif mengurai sampah. Meskipun, tidak secara keseluruhan dapat tertangani.

“Iya, kita masih pola lama,” demikian kata dia. (cem)