Proyek Lapak Kuliner Taman Loang Baloq Segera Rampung

Nizar Denny Cahyadi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Pariwisata (Dispar) Mataram memastikan pengerjaan lapak kuliner di Taman Loang Baloq segera rampung sesuai target pengerjaan. Kepala Dispar Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi, menerangkan berdasarkan laporan terakhir pejabat pembuat komitmen (PPK) yang diterimanya progres pengerjaan proyek tersebut telah mencapai 86 persen.

“Jadi sisanya sekitar 14-13 persen yang belum selesai. Dari rekanan sudah menjanjikan sebelum tanggal 6 Desember sudah rampung, mungkin sekitar tanggal 2 Desember lah,” ujar Denny, Rabu, 25 November 2020.

Diterangkan, pengerjaan lapak kuliner tersebut saat ini tengah masuk tahap finishing. Antara lain pengecetan dan pembenahan bagian interior. “Sekarang juga menunggu instalasi pipa PDAM dan listrik,” jelasnya.

Untuk mengimbangi pengerjaan lapak kuliner tersebut, taman yang berada di bagian depan lapak juga telah dibenahi dengan pemasangan paving block yang dijadwalkan selesai sebelum 6 Desember. Terkat teguran yang sempat dilayangkan tim pendamping pengadaan barang dan jasa kepada rekanan, pihaknya akan melihat perkembangan lebih lanjut.

“Sudah satu kali dilayangkan teguran itu. Sesuai prosedur, bisa perpanjangan (jika pengerjaan belum selesai hingga batas waktu), tapi kita lihat saja nanti. Mereka sudah komitmen sebelum kontrak 6 Desember itu sudah selesai,” ujar Denny.

Menurutnya, dengan selesainya pengerjaan atap untuk lapak kuliner tersebut maka tidak ada lagi alasan untuk keterlambatan pengerjaan. Mengingat sebelumnya faktor cuaca ekstrem dinilai menjadi alasan keterlambatan pengerjaan hingga proyek tersbeut mengalami deviasi mencapai 15 persen.

“Kalau sekarang atap sudah selesai, jadi tidak ada pengaruhnya kalau hujan. Sekarang finishing di dalam saja. Pengecetan tembok dan lain-lain, ini bobotnya kecil,” jelasnya. Diterangkan, lapak kuliner itu sendiri dikerjakan oleh rekanan dengan nilai kontrak Rp1,6 miliar lebih dari pagu anggaran Rp2 miliar lebih. Di mana kontraktor memiliki waktu menyelesaikan pekerjaan paling lambat sampai 6 Desember mendatang. (bay)