Proyek Lanjutan Pasar ACC, Pemkot Usulkan Anggaran Rp3,5 Miliar ke Pusat

Dinas Perdagangan Kota Mataram kembali mengusulkan perbaikan Pasar ACC di Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan ke Kementerian Perdagangan. Dibutuhkan anggaran Rp3,5 miliar untuk merampungkan keseluruhan bangunan pasar. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Perdagangan Kota Mataram kembali mengajukan anggaran sekitar Rp3,5 miliar untuk melanjutkan pembangunan pasar ACC di Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan. Proposal serta perencanaan telah diserahkan ke pemerintah pusat.

Ditemui di ruang kerjanya akhir pekan kemarin, Kepala Dinas Perdagangan, H. Amran M. Amin menerangkan, tahun ini pihaknya ingin fokus menyelesaikan pasar ACC, sehingga tidak mengusulkan revitalisasi pasar tradisional lainnya. Karena bagian selatan pasar yang terletak di Ampenan Tengah masih memerlukan perhatian, sehingga pemanfaatannya tidak bias. “Kita fokus menyelesaikan yang ada dulu,” kata Amran.

Tim dari Kementerian Perdagangan dua kali turun dan melakukan pemantauan terhadap progres penyelesaian proyek. Dalam pelaksanaannya diberikan keyakinan bahwa pekerjaan berjalan baik, sehingga tim meminta dilanjutkan pengerjaan. Tim yang turun kata Amran, memang tidak memiliki kapasitas atau sebagai penentu kebijakan. Oleh karena itu, pihaknya akan menjalin komunikasi serta lobi – lobi ke Kementerian Perdagangan. “Kalau dari evaluasinya sih memang harus dilanjutkan,” ucapnya.

Kebutuhan anggaran menyeluruh untuk menyelesaikan semua bagian di Pasar ACC sekitar Rp3,5 miliar, sehingga bisa dimanfaatkan secara optimal. Kendati demikian, pengaturan pedagang masih jadi pekerjaan rumah. Salah satu penyebabnya adalah semakin bertambahnya jumlah pedagang tidak tetap. Petugas pasar berupaya menekan pedagang tidak tetap, tetapi dibutuhkan pemahaman bersama antara pedagang dan petugas pasar. “Hanya saja kembali ke tipologi masyarakat mau tidak diatur. Jangan sampai justru kita yang diatur. Itu yang saya tegaskan ke petugas di pasar,” jelasnya.

Amran secara bertahap ingin menyelesaikan masalah kekumuhan di pasar. Pihaknya mencoba menata satu persatu pasar tradisional, sehingga memberi rasa nyaman bagi pedagang dan konsumen. (cem)