Proyek IGD RSUD Terlambat Dikerjakan

Mataram (Suara NTB) – Pembangunan instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram terlambat dikerjakan. Padahal, proyek senilai Rp 20 miliar tersebut Bulan Juli lalu telah tanda tangan kontrak dengan pemenang tender.

Proyek IGD lima lantai ini dikerjakan oleh PT. Damai Indah Utama dengan target pengerjaan selama 180 hari kalender. Item pengerjaan dengan judul Belanja Modal Gedung dan Bangunan – Pengadaan Bangunan Kesehatan yang sumber angaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) berdasarkan kontrak nomor 445/1635/RSUD/VI/2017 senilai Rp 18.687.042.000.

Iklan

Direktur RSUD Kota Mataram, dr. H.L. Herman Mahaputra tak menampik keterlambatan pengerjaan proyek tersebut. Ia menunggu lelang hasil bongkahan bangunan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Meskipun terjadi keterlambatan diyakini bisa tuntas tepat waktu “Insya Allah, saya yakin bisa selesai tepat waktu,” katanya.

Dikatakan, fokus pembangunan khusus lantai 1, 2 dan 3. Sehingga, ruang IGD tidak sampai Bulan Desember sudah bisa digunakan. Sementara, ruangan lainnya bisa selesai sebelum pekerjaan berakhir. dr. Jack sapaan akrabnya menambahkan, lelang bongkahan hasil bangunan sudah selesai. Saat ini, pihaknya mengejar target pembangunan.

Manajemen RSUD memiliki pengalaman proyek fisik di tahun 2016 lalu terlambat pengerjaan. Oleh karena itu, pekerjaan tahun ini pekerjaan oleh rekanan akan dievaluasi setiap bulannya. “Nanti setiap satu bulan kita akan evaluasi,” terangnya.

Pembangunan ini difokuskan ke IGD karena memang cukup rumit dibandingkan bangunan lainnya. Pihaknya menginginkan IGD terintegrasi dengan bangunan lainnya.

dr. Jack menyebutkan, pembangunan gedung ini berkaitan dengan tingkat hunian di RSUD yang terus membludak. Di tahun 2016, tingkat hunian mencapai 60 ribu. Tahun ini, diproyeksikan naik 30 persen atau menjadi 80 ribu kunjungan tiap tahunnya.

Sementara, tingkat hunian perbulan mencapai 5 ribu pasien. Oleh karena itu, harapannya IGD terintegrasi dengan lainnya serta memperkuat pelayanan.(cem)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional