Proyek GOR Mini Gerung Belum Bisa Dimanfaatkan

Giri Menang (Suara NTB) – Proyek Gelanggang Olah Raga (GOR) Mini Lombok Barat (Lobar) yang terletak di jalur utama Gerung-Mataram sampai sekarang belum bisa dimanfaatkan, lantaran bangunan itu belum selesai dibangun. Proyek ini telah menelan anggaran lumayan besar belasan miliar dari perkiraan awal anggaran yang diperlukan Rp 10 miliar. Untuk menuntaskan proyek ini, Pemda Lobar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kembali menganggarkan  Rp 4,8 miliar.

Seperti diketahui, Pemkab Lobar telah mengucurkan anggaran sekitar Rp 15 miliar lebih. Rinciannya, 2014 Rp 4 miliar, 2015 Rp 3,8 miliar, 2016 Rp 3,5 miliar, dan tahun 2017 Rp 4,8 miliar lebih.

Iklan

“Tahun ini kita anggarkan Rp 4,8 miliar lebih untuk rampungkan GOR Mini Gerung,” ujar Kepala Dispora Lobar, H. Ilham, MPd, Selasa, 31 Januari 2017.

Ilham menyatakan, pembangunan GOR bakal dilanjutkan hingga tuntas tahun ini. Untuk melanjutkan proses pembangunan proyek, pihaknya telah mengalokasikan anggaran tak kurang dari Rp 4,8 miliar lebih. Dengan anggaran yang ada sekarang ini, jelasnya, pembangunan GOR bakal selesai dan bisa bisa dipakai masyarakat 2018 mendatang.

Sejak mulai dikerjakan 2014 lalu penyelesaian fisik proyek dirampungkan tahun ini. Hanya saja, kata Ilham, dengan tambahan anggaran yang ada sekarang (Rp 4,8 miliar lebih) belum bisa menyasar sampai sarana prasarana pendukung di luar gedung. Seperti tempat parkir, tembok pembatas belum bisa terbangun. Namun paling tidak GOR bisa dioperasikan dulu.

‘’Adapun sarana olahraga di dalam GOR nantinya adalah lapangan futsal, lapangan voli indoor, lapangan basket, dan bulutangkis. Serta sejumlah sarana penunjang di dalam gedung lainnya,’’ terangnya.

GOR berdiri di atas tanah Pemda Lobar. Anggaran pembangunan hanya dari APBD saja, sedangkan dari pemprov dan pusat tidak ada. Pekerjaan GOR Mini tahun ini merupakan masuk tahap ke empat. Sejauh ini katanya, pengerjaan proyek tersebut tidak ada persoalan. Setiap tahap diselesaikan selalu diaudit dengan hasil yang baik. Oleh karena itu, tidak ada bangunan yang mangkrak. Kalau mangkrak tentu tidak akan dilanjutkan.  (her)

  Pengadaan Alsintan Sumbawa Dilaporkan ke Kejaksaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here