Protokol Kesehatan Tetap Utama Meskipun Ada Vaksinasi Covid-19

Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menunjukkan kartu kontrol vaksinasi Covid-19 usai divaksin perdana bersama Gubernur NTB, Kapolda NTB, dan tokoh agama serta tokoh masyarakat pekan lalu. (Suara NTB/Penrem 162/WB)

Mataram (Suara NTB) – Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani meyakinkan vaksin Covid-19 aman. Hal itu dibuktikan setelah mengikuti vaksinasi perdana Covid-19 bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB pekan lalu.

Rizal merasa bangga sebagai garda terdepan mendukung dan menyukseskan program pemerintah yakni vaksinasi Covid-19 dengan ikut penyuntikan vaksin Covid-19. “Insya Allah aman dan halal,” ujarnya.

Iklan

Vaksinasi bertujuan untuk membentuk imun tubuh terhadap virus corona. Penyuntikkan perdana terhadap unsur Forkopimda juga sebagai bukti bahwa vaksin tersebut aman. “Kami sudah melakukannya,” terang Danrem.

Vaksin, sambung dia, hanya salah satu upaya memutus mata rantai penularan. Tetapi di masa pandemi ini, protokol kesehatan Covid-19 dalam aktivitas sehari-hari masih tetap yang utama.

“Setelah vaksinasi jangan lupa tetap laksanakan Prokes Covid-19 3M yakni menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker kemanapun dan dimanapun berada,” tegasnya.

Protokol kesehatan ini sebagai upaya paling jitu untuk menghindari penularan. Sejak pekan lalu pula penindakan terhada pelanggaran protokol kesehatan ini makin diperketat. Operasi yustisi gabungan digalakkan. “Kami akan lebih tegas kepada para pelanggar,” pungkas Danrem. (why)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional