Promosikan Kota Mataram

Diella Angela Dwi Handayani (Suara NTB/dok)

ANGGOTA Komisi II DPRD Kota Mataram, Diella Angela Dwi Handayani, SH., mendorong Pemkot Mataram mengambil peran dalam gelaran WSBK (World Superbike) yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah pada November mendatang. Seperti disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, bahwa Kota Mataram telah menyiapkan 1.300 kamar hotel untuk menyambut WSBK.

Menurut Diella, bahwa dalam rangka menyambut WSBK tersebut, Kota Mataram harus benar-benar memperhatikan Prokes (Protokol Kesehatan). ”Itu yang utama,” katanya kepada Suara NTB melalui percakapan WhatsApp, Senin, 13 September 2021 kemarin. Pemkot Mataram, harus memastikan hotel yang disiapkan untuk WSBK, terpisah dengan hotel yang digunakan untuk isolasi mandiri.

Iklan

Anggota dewan termuda ini melihat gelaran WSBK merupakan kesempatan bagi Kota Mataram untuk mempromosikan apa yang  menjadi ikon daerah ini, yaitu mutiara. ‘’Tidak sebatas menyiapkan kamar hotel saja,’’ imbuhnya. Menurut dia, Pemkot Mataram harus punya cara bagaimana menarik wisatawan untuk membelanjakan uangnya di Mataram.

MCC (Mataram Craft Center) yang diharapkan mampu menjadi daya tarik untuk oleh-oleh mutiara, nyatanya kondisinya cukup menyedihkan. ‘’Kalau kondisi MCC masih seperti itu, siapa yang tertarik untuk mengunjungi? Kita saja yang orang lokal tidak tertarik melihat MCC seperti itu, apalagi orang luar,’’ demikian Diella.

Oleh karena itu, sambung anggota dewan dari daerah pemilihan Sekarbela ini, MCC perlu dibenahi agar lebih layak dikunjungi wisatawan. Diella menekankan bahwa Kota Mataram harus mempersiapkan diri dengan matang menyambut WSBK ini. Idealnya, oleh oleh dari Mataram harus menjadi salah satu alternatif pilihan wisatawan yang hadir pada gelaran WSBK tersebut.

‘’Pemkot harus bisa mengambil kesempatan WSBK ini untuk mempromosikan Kota Mataram. Karena kabupaten yang lain juga pasti mempersiapkan diri untuk menarik wisatawan,’’ tegasnya. Pada bagian lain, Diella juga menekankan pentingnya pelibatan para pelaku UMKM. Menurut dia, jangan sampai, para pelaku UMKM hanya menjadi penonton.

‘’Ini juga sangat perlu dipersiapkan agar produk-produk UKM bisa dikenal oleh orang luar,’’ ucapnya. ‘’Harus mulai dipersiapkan dari sekarang pelibatan UMKM ini. Terutama UMKM yang sudah memilik brand sendiri,’’ pungkasnya. (fit)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional