Progres Pembangunan ‘’Race Control’’ Sirkuit Mandalika Capai 92,25 Persen

Pembangunan race control Sirkuit Mandalika. Tampak pekerja sedang mengerjakan pembangunan race control Sirkuit Mandalika, Sabtu, 11 September 2021. (Suara NTB/nas)

Praya (Suara NTB) – Pembangunan fasilitas pendukung Sirkuit Mandalika terus dikebut, salah satunya race control. Progres pembangunan race control Sirkuit Mandalika saat ini sudah mencapai 92,25 persen.

Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro, Sabtu, 11 September 2021 menjelaskan pembangunan sejumlah fasilitas pendukung seperti Medical Center dan Helipad telah mencapai progres 100 persen atau telah rampung dibangun.

Iklan
Para pekerja sedang mengerjakan pembangunan Sirkuit Mandalika di tikungan ke-10. (Suara NTB/nas)

Sementara pembangunan Race Control Building mencapai progres 92,25 persen dan Pit Building sudah 100 persen menyelesaikan pondasi. Kedua bangunan ini ditargetkan rampung pada Oktober 2021.

Ia mengatakan PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sangat bersemangat menyambut gelaran World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, 12 – 14 November mendatang. Sehingga, pihaknya terus fokus untuk menyelesaikan pembangunan fasilitas pendukung Sirkuit Mandalika guna kelancaran persiapan event berikut mobilitas masyarakat maupun semua pihak terkait.

Fasilitas pendukung yang sedang dibangun antara lain tunnel (terowongan), Race Control, Pit Building, Medical Center dan Helipad. Tunnel Sirkuit Mandalika terdiri dari tunnel 1 sepanjang 65,57 meter yang terletak di utara dan tunnel 2 sepanjang 117,77 meter yang terletak di selatan.

Kedua tunnel  dibangun sebagai  akses pendukung yang menghubungkan  jalan provinsi di sisi utara dengan lot-lot di dalam Sirkuit Mandalika dan area kawasan di bagian selatan. Bram menyebutkan, saat ini pembangunan tunnel telah mencapai 100 persen untuk struktur dan plumbing, serta 99 persen untuk finishing.

Tunnel telah dilengkapi dengan fasilitas penerangan atau lampu yang menyala selama 24 jam dan sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Untuk mengantisipasi limpahan air di musim hujan dan genangan air, masing-masing tunnel telah dilengkapi dengan sistem drainase dan didukung oleh pompa air otomatis yang berkapasitas 0,117 m3/detik atau 7,07 m3/menit untuk tunnel 1 dan 0,073 m3/detik atau 4,38 m3/menit untuk tunnel 2.

‘’Sehingga kami optimistis tunnel ini akan dapat dilewati walaupun dalam kondisi hujan. Saat ini kami tengah mempercepat penyelesaian pembangunan tunnel tersebut dan kami targetkan rampung 100 persen pada September ini,’’ katanya.

Selain menyelesaikan pembangunan fasilitas pendukung Sirkuit Mandalika, ITDC juga tengah mengerjakan proyek akses jalan pendukung mobilitas masyarakat di sekitar area sirkuit. Salah satunya adalah jalan akses sementara menuju Pantai Seger dan Pantai Serenting  masing-masing sepanjang  748 meter dan 244 meter. Saat ini kedua akses jalan tersebut sudah dilengkapi rambu jalan dan bisa diakses oleh masyarakat. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional