Program Seribu Desa Sapi, Dompu Usulkan Lima Desa di Kempo

Ilustrasi Sapi (Suara NTB/dok)

Dompu (Suara NTB) – Menyambut program seribu desa sapi di Indonesia, khusus 50 desa pada 10 Kabupaten/Kota di NTB. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Dompu, sudah mengusulkan lima desa di Kecamatan Kempo. Atara lain yakni Desa Taa, Kempo, Soro, Tolokalo dan Songgajah. Kelima desa tersebut dipilih sebagai percontohan kerena ketersediaan hijauan pakan yang masih memadai.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Dompu, Zainal Arifin kepada Suara NTB mengakui, adanya program pengembangan seribu desa sapi tersebut dari Kementerian Pertanian melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Iklan

Namun demikian, sejauhmana pola pengembangan atau juklak juknis program ini belum diketahui pasti. “Kita belum dapat informasi detail, tapi dari provinsi untuk Dompu diminta lima desa sebagai percontohan,” ungkapnya.

Menyikapi permintaan Disnakeswan NTB tersebut, lanjut dia, pihaknya lantas mengidentifikasi desa di delapan kecamatan yang dianggap memenuhi kriteria, mulai dari ketersediaan area pengembangan sampai hijauan pakan. Sehingga diputuskan untuk tahap awal ini hanya mengusulkan Desa Kempo, Soro, Taa, Tolokalo dan Songgajah di Kecamatan Kempo. “Disana daya dukung ke arah itu sudah ada, mereka sudah ada hijauan pakan yang nanti akan kita teruskan kalau program ini berjalan,” ujarnya.

Menurutnya, program pengembangan seribu desa sapi cukup tepat, apalagi bersamaan dengan program terpijar yang dicanangkan pemerintah daerah. Selain mampu menjaga populasi ternak, juga diharap bisa memperbaiki kualitas pakan dan produktifitas ternak yang hasilkan masyarakat.

Dari 10 Kabupaten/Kota di NTB, tambah Zainal Arifin, Dompu termasuk salah daerah yang sudah berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan daging masyarakat NTB. Ditandai jumlah pengiriman keluar daerah yang mencampai 9000 ekor dalam setahun, belum termasuk ke daerah Bima dan Sumbawa tiap harinya. “Jadi sangat bagus program ini, apalagi ada program terpijar, artinya bisa membantu kita menjaga dan meningkatkan populasi ternak,” pungkasnya. (jun)