Program Lotim Berkembang Dievaluasi

Rapat Evaluasi Lombok Timur Berkembang bersama OJK, Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB, serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di ruang rapat Utama I Kantor Bupati Lotim, Senin, 22 Februari 2021.(Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Rumaksi Sjamsuddin, SH melalukan evaluasi terhadap program Lombok Timur Berkembang. Program yang diluncurkan September 2020 lalu hingga Desember 2020 baru terealisasi bagi 192 kelompok dengan anggota 999 orang peternak dari target lebih dari 5.000 orang peternak.

Rapat Evaluasi bersama pihak bank penyalur, yang dihadiri OJK, Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB, serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Pada Rapat yang berlangsung Senin, 22 Februari 2021 di Ruang Rapat Utama I Kantor Bupati Lotim tersebut, Wabup mengapresiasi semangat dan kinerja seluruh stakeholder walaupun dinilai belum memuaskan.

Iklan

Wabup berharap pihak BNI dan BRI dapat bekerja secara optimal untuk melakukan verifikasi, sehingga program ini dapat segera dituntaskan tahun 2021. “Pemda menyiapkan dana Rp5 miliar untuk bantuan bunga kredit usaha rakyat (KUR) melalui Lombok Timur Berkembang. Tahun 2021 pemda bahkan mengalokasikan Rp1 miliar di antaranya akan diberikan kepada UMKM,” terangnya. Wabup meyakini kelancaran program Lombok Timur Berkembang diiringi pembinaan OPD akan dapat meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.

Terkait sejumlah kendala penyebab masih rendahnya realisasi adalah banyaknya masyarakat yang mengundurkan diri kendati kreditnya telah disetujui bank, belum sesuainya NIK pada e-KTP, adanya pinjaman di lembaga lain, termasuk pula tidak bersedianya masyarakat memelihara ternak jantan. (yon)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional