Program Doktor PAI UIN Mataram Gelar Kuliah Umum

Para mahasiswa pascasarjana PAI UIN Mataram usai mengikuti program kuliah umum doktoral baru-baru ini. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB)-Program Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana UIN Mataram belum lama ini menggelar kuliah umum. Kuliah umum mendatangkan Prof. Dr. H. Achmad Gunaryo, M.Soc. Sc. Kegiatan ini berlangsung secara tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan secara ketat.

Prof. Dr. H. Achmad Gunaryo, M.Soc. Sc., pada kesempatan itu mengungkapkan bahwa sekolah atau lembaga pendidikan merupakan satu bentuk masyarakat kecil. Di dalamnya terdapat interaksi sosial yang begitu intens. Interaksi itu jelasnya, berlangsung baik di antara siswa, siswa dan guru, di antara guru, siswa dan manajemen, guru dan manajemen, maupun internal manajemen itu sendiri.

Lebih luas interaksi berlangsung di antara masing-masing kategori sosial tadi dengan orang tua siswa. Interaksi itu mengambil berbagai macam bentuk di antaranya adalah (potensi) konflik yang muncul di dalamnya.

Penyelesaian berbagai macam bentuk konflik itu membutuhkan cara-cara penanganan yang memadai. Guru dalam hal ini memiliki peran penting dalam penyelesaian dan penanganan konflik utamanya konflik yang berlangsung di antara siswa.

Lebih jauh Prof. Gunaryo yang pernah menjadi trainer mediasi konflik sekaligus pernah menjabat sebagai Direktor Walisongo Mediation Center ini memberikan paparan yang menarik di adapan mahasiswa program Doktor Pascasarjana UIN Mataram.

Mahasiswa program Doktor sangat antusias mengikuti kuliah ini. Bahkan sebagian mereka termotivasi untuk menjadikan topik manajemen konflik di Lembaga Pendidikan Islam sebagai tema utama disertasi mereka. “Ya, jujur Saya tertantang untuk mengelaborasi secara kritis peran kepala sekolah dalam mengelola konflik”, demikian ungkap Leny salah satu peserta kuliah umum. (dys)