Program Baju Sekolah Gratis Kemungkinan Ditunda

Taliwang (Suara NTB) – Program baju seragam gratis bagi siswa sekolah yang direncanakan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada tahun ini kemungkinan besar akan ditunda. Pasalnya hingga saat ini pengadaan baju seragam bagi siswa baru sekolah TK hingga SMA/SMK itu belum juga terlaksana.

Informasi yang diperoleh media ini, belum dilakukannya proses baju seragam gratis bagi anak sekolah itu dikarenakan pemerintah belum menentukan prosedur pengadaan yang akan diterapkan. Pemda KSB sendiri sejauh ini mengupayakan agar dalam pengadaan baju gratis ini dapat melibatkan penjahit lokal sebagai bentuk pemberdayaan. Hanya saja ketentuan aturannya tidak memungkinkan karena jumlah baju seragam yang diadakan terlampau banyak sehingga harus tetap melalui mekanisme tender.

Iklan

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbdupora) KSB Drs. Mukhlis, M.Si yang dikonfirmasi, Rabu (12/10) kemarin, mengakui hal tersebut. Menurut dia, pemerintah menginginkan adanya pemberdayaan dari proses pengadaan baju seragam gratis itu.

“Kita sedang cari solusi terbaiknya. Karena pak bupati tetap ingin ada pemberdayaan masyarakat di dalamnya,” cetusnya.

Sebelumnya Dinas Dikbudpora KSB, telah mengajukan permohonan lelang untuk pengadaan baju seragam gratis tersebut. Untuk memastikan sesuai aturan, dinas bahkan berkonsultasi ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Di mana LKPP menyarankan agar proses pengadaannya dilakukan melalui mekanisme tender.

Menurut Mukhlis, dari sisi pemberdayaan diharapkan kegiatan pembuatan baju seragam gratis itu dapat melibatkan para penjahit lokal. Dengan demikian program itu pun bisa memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat. “Harapan kita seperti itu. Tapi sepertinya belum ketemu aturannya yang pas untuk itu,” sebutnya.

Selain belum ditetapkan formulasi proses pengadaannya, saat ini waktu juga menjadi ganjalan lain. Diakui Mukhlis, waktu yang tersisa saat ini sangat minim sehingga ada kemungkinan proses pengadaan baju seragam gratis itu akan ditunda pada tahun 2017 mendatang.

“Program ini kan dianggarkan di APBD Perubahan tahun ini. Nah sekarang sudah bulan Oktober, kami khawatir juga tidak bisa selesai tepat waktu. Makanya ada kemungkinan kita tunda dan baru akan dilaksanakan tahun depan,” sebut Mukhlis.

Program baju seragam sekolah gratis ini merupakan salah satu janji program bupati Dr. Ir. H. W. Musyafirin. Program ini pun dijanjikan akan mulai dilaksanakan terhitung tahun pelajaran 2016-2017 ini. Baju gratis ini sendiri hanya diperuntukkan bagi siswa baru mulai dari tingkat TK hingga SMA/SMK. (bug)