Prof. H. Quraish Shihab : NTB Contoh Terbaik Dalam Islam

Mataram (suarantb.com) – Meski tak lagi muda, dan tiap ayunan langkahnya harus dibantu tongkat penyangga, ulama kenamaan Indonesia, Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. tetap hadir dalam acara Konferensi Internasional  dan Multaqa Nasional IV Alumni Al-Azhar Mesir yang digelar di Islamic Center NTB terhitung mulai hari ini, Rabu, 18 Oktober hingga Kamis, 19 Oktober 2017.

Mengenai materi yang dibahas dalam konferensi tersebut, Quraish Shihab menyebut tentang moderasi Islam. Menurutnya, jika tidak moderat itu tidak mencerminkan Islam. Termasuk segala bentuk kekerasan, teror dan ancaman yang dilakukan oleh segelintir orang, sangatlah jauh dari syariat Islam.

Iklan

“Inti kita itu moderasi, kemudian ada yang berkaitan antara moderasi dan dampak-dampak daripada ekstrimisme itu. Antara lain, misalnya mengapa ada orang yang harus dikafirkan, mengapa ada fatwa-fatwa yang menyeleweng itu semua berkisar dengan tujuan kita menciptakan moderasi sesuai ajaran Islam,” paparnya pada awak mediadi lokasi acara.

Di tengah kondisi bangsa yang sempat terusik dengan kasus penistaan agama, hingga muncul aksi saling hujat dan mengkafirkan antar warga negara, ayahanda dari Najwa Shihab ini memiliki harapan besar dengan adanya konferensi ini.

“Kita harapkan persatuan dan kesatuan kita terus terjaga, kita harapkan kerja sama semua pihak, saling menghormati semua pendapat. Selama pendapat itu memberikan kedamaian,” katanya.

Jika menilik kondisi umat Islam di NTB, lulusan Universitas  Al-Azhar Kairo  Mesir ini menilai NTB menjadi contoh terbaik dari Islam. “Jadi ini contoh terbaik dalam Islam, ada kerja sama semua pihak, antar kelompok, antar agama. Prof. Al Qoushi dari Al-Azhar mengharapkan contoh ini bisa dikemukakan di dunia untuk menampik segala tuduhan tidak benar terhadap Islam,” imbuhnya lagi. (ros)