Produsen Miras di Lotim akan Dibina

Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy., bersama unsur dari Satpol PP, Polres Lotim, Kejaksaan, Pengadilan Negeri dam pihak terkait lainnya melakukan pemusnahan miras, Jumat, 18 Desember 2020. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Bupati Lombok Timur (Lotim), Drs. H.M. Sukiman Azmy.,MM, menekankan pada tahun 2021 mendatang para produsen miras tradisional dan distributornya akan dibina. Hal tersebut agar para produsen miras tradisional dapat mengalihkan produksi mereka ke produksi barang yang lebih menyehatkan.

Demikian diungkapkan bupati usai melakukan pemusnahan 4.400 liter miras bertempat di hutan Taman Rinjani Selong (TRS), Jumat, 18 Desember 2020. Bupati menyampaikan, selain program pembinaan bagi produsen yang akan dilakukan melalui Dinas Sosial (Disos) bagi pengecer. Ke depan pengecer akan diberikan modal agar beralih dari pengecer minuman keras ke komoditas lainnya.

 Bupati juga menyinggung bahaya konsumsi miras karena memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap kehidupan sehari-hari. Salah satunya pemicu tindak kejahatan bagi pengkonsumsinya yang tidak sadar di bawah pengaruh miras.

“Sebanyak 4.400 liter brem, tuak dan bir telah ditemukan, tidak bisa dibayangkan berapa banyak orang yang mengkonsumsi barang tersebut. Jika satu orang mengonsumsi 1 liter, berarti ada 4.400 orang yang rusak syarafnya akibat meminum minuman keras. Itu juga bisa picu tindak kejahatan,” sesal bupati.

Adapun jumlah konsumen minuman keras pada tahun 2020 di Lotim meningkat dibandingkan tahun lalu. Hal ini disebabkan semakin berkembangnya sistem distribusi, salah satunya melalui jalur online. Karenanya Satpol PP berkomitmen untuk terus mengawal dan mencegah peredaran Miras di daerah ini.

“Kita akan perketat pengawasan terhadap produsen miras di Lotim maupun miras yang didatangkan dari luar,” kata Kasat Pol PP Lotim, Sudirman, S.Sos.

Miras yang dimusnahkan ini merupakan barang bukti yang ditemukan sepanjang bulan September-Oktober 2020, di antaranya 26 jeriken kecil miras jenis tuak isian 30 L atau 780 L, 5 jeriken besar Miras jenis tuak isian 40 liter, 7 ember kecil Miras jenis brem isi 20 liter, 5 ember besar Miras jenis brem isi 50 liter.

Selanjutnya, 11 bak besar miras jenis brem isi 30 liter, 7 ember besar jenis tuak isi 50 liter, 1.038 botol Miras jenis tuak isi 1,5 liter, 1. 078 liter Miras jenis brem isi 0,5 liter, dan 135 liter Miras jenis brem 1,5 liter, serta 120 botol Miras jenis bir bintang. (yon)