Produktif di Tengah Pandemi, Murid SDN 19 Cakranegara Raih Prestasi Membanggakan

Penyerahan hadiah secara virtual bagi juara Lomba Karya Kreatif Tingkat SD dan SMP, Kamis, 30 Juli 2020. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – SDN 19 Cakranegara mencatatkan prestasi membanggakan. Meski di tengah pandemi Covid-19, sekolah ini tetap berprestasi. Enam muridnya tercatat berhasil meraih juara dalam Lomba Karya Kreatif Tingkat SD dan SMP yang diselenggarakan oleh Yayasan Plan Internasional Indonesia.

Ke enam murid itu di antaranya ialah Ni Made Ambar Maduri Putri, berhasil meraih juara I pada lomba poto, Syaza Salsabila juara 2 lomba video, Firma Paramita juara 2 lomba karya tulis, dan Ni Kadek Dea Anggari juara 3 lomba poster, I Komang Agus Rafa, I Gusti Ayu Citra.

Iklan

Kepala SDN 19 Cakranegara Sri Hartini, S.Pd., memberikan apresiasi atas capaian yang diraih para muridnya itu. Hal demikian, kata dia, berkat kerja keras semua pihak mulai para guru, pembina dan para murid untuk terus berusaha menggapai prestasi.

“Ini capaian para murid yang luar biasa walaupun sedang Corona tapi tetap berprestasi,” kata Sri Hartini saat berlangsung penyerahan hadiah virtual, Kamis, 30 Juli 2020.

Lebih jauh Sri Hartini menjelaskan ada lima jenis lomba yang diselenggarakan Yayasan Plan Internasional Indonesia. Yaitu lomba video, lomba foto, pembuatan jingle, tulisan, dan lomba poster.

Adapun tema lomba yakni Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) di Masa Pandemi Covid-19. Hal itu disesuaikan dengan situasi Covid-19 saat ini.

“Lomba diikuti puluhan sekolah jenjang SD dan SMP di Kota Mataram dan Lombok Tengah. Sekolah-sekolah ini bersaing satu sama lain,” kata Sri Hartini.

Terdapat berbagai sub tema lomba yang ditentukan. Mulai dari pentingnya penggunaan masker saat Corona, cara memakai masker yang baik dan benar, mengapa harus physical distancing, risiko jika keluar rumah, tantangan menjaga kesehatan dan kebersihan saat pandemi, perilaku tidak sehat dan cara penularan virus Corona. “Semuanya disesuaikan untuk mengedukasi siswa pentingnya menjaga kesehatan saat ada wabah Corona,” paparnya.

  Wagub : Pertahankan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Tidak Mudah

Lebih jauh dijelaskan bahwa produktivitas sangat dibutuhkan. Di tengah situasi serba sulit, hal yang tidak boleh mati ialah kreativitas. Oleh karenanya harus terus dipacu dalam diri para murid.  “Kita ikuti lomba ini sebagai upaya memacu kreativitas para siswa,” ujarnya. (dys)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here