Produksi Jagung Dompu 2020 – 2021 Tembus 450 Ribu Ton

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Ilham, SP bersama jajarannya saat meninjau tanaman jagung untuk pengambilan contoh benih untuk pengecekan oleh BPSB Dompu, Selasa, 5 Oktober 2021.(Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Produktivitas jagung petani di Kabupaten Dompu pada masa tanam Oktober 2020 – September 2021 mencapai 450.941 ton dari lahan seluas 60.928 ton. Realisasi tanam ini relatih rendah dari target seluas 70.086 ha. Terbatasnya bantuan bibit dan serangan hama pada musim tanam sebelumnya menjadi salah satu pemicu rendahnya capaian luas tanam.

“Target luas tanam kita untuk komoditi jagung pada MH dan MK seluas 70.086 ha, tapi realisasinya hanya 60.928 ton dengan total produksi 450.941 ton jagung pipilan sampai September (2021) kemarin,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan kabupaten Dompu, Ilham, SP kepada Suara NTB di kantornya, Selasa, 5 Oktober 2021.

Iklan

Pada MH Oktober 2020 – Maret 2021 dan April – September 2021, dikatakan Ilham, sangat terbatas jumlah bibit bantuan untuk petani. Sementara pada masa tanam sebelumnya, petani jagung dihadapkan oleh serangan hama pada tanaman jagungnya. Sehingga para petani tidak bisa mengembalikan modal usaha. “Makanya kamarin banyak lahan tidak ditanami kembali akibat terbatasnya modal,” ungkapnya.

Dikatakan Ilham, bantuan bibit bagi petani sangat membantu. Kendati beberapa kelompok tani juga banyak yang sudah mandiri dan memilih membeli langsung bibit jagung secara swadaya karena bisa memilih sesuai karakter tanah dan iklimnya. “Bantuan bibit jagung ini sangat diharapkan petani kita di Dompu,” katanya.

Kendati realisasi tanam tidak sesuai target, Ilham mengatakan, petani sangat terbantukan oleh stabilllnya harga jagung. Sehingga pada MH 2021 – 2022 ini diyakini akan semakin luas realisasi tanam jagung di Dompu. “Kita juga sudah mengupayakan bantuan bibit dari pusat untuk petani. Kita berharap, itu akan sangat membantu petani menanam jagung di lahannya,” jelasnya.

Tidak hanya komoditi jagung yang tidak mencapai target, juga pada komoditi padi dan kedelai. Untuk padi dari target setahun 42.634 ha, realisasinya 34.839 ha dengan perkiraan produksi 195.334 ton gabah. Sementara untuk tanaman kedelai seluas 1.592 ha dari target 6.497 ha dengan produksi 2.246,72 ton.

Luas lahan untuk sawah irigasi di Kabupaten Dompu 18.370 ha dan sawah tadah hujan 8.135 ha. Lahan bukan sawah, termasuk di dalamnya hutan negara dan hutan rakyat seluas 138.225 ha. Lahan bukan pertanian yaitu pemukiman, jalan, perkantoran, dan sungai seluas 67.725 ha. (ula/*)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional