Produk Daging Berkualitas Temuan Unram, Gubernur Dorong Dunia Bisnis Turun Tangan Kembangkan ‘’Lamtoro Beef’’

Gubernur NTB, H.Zulkieflimansyah, hadir pada penutupan Lokakarya dan Temu Bisnis Penguatan Penguatan Rantai Pasok Daging Sapi Lokal Berkualitas Tinggi di NTB, bertempat di Hotel Jayakarta, Kawasan Wisata Senggigi Lombok Barat, Kamis, 24 Juni 2021. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Fakultas Peternakan Universitas Mataram (Unram) berhasil menjadikan sapi Bali sebagai penghasil daging sapi unggulan nasional, yang diberinama Lamtoro Beef. Lamtoro Beef ditemukan oleh peneliti Fakultas Peternakan Unram, Prof. Dahlanuddin, M.Rur.Sc., Ph.D.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., mendorong dunia bisnis turun tangan untuk pengembangan Lamtoro Beef.  Menurut Gubernur, jika dunia bisnis tidak turun tangan maka apa yang sudah ditemukan tidak akan bisa berkembang.

Iklan

‘’Tugas Fakultas Peternakan sudah selesai, menciptakan prototipe daging sapi Lamtoro Beef. Dunia bisnis harus turun tangan. Baru ini akan terkenal di seluruh hotel-hotel. Selama dunia usaha belum tertarik, kita akan mengadakan pertemuan seperti ini, hasilnya akan sama saja,’’ kata Gubernur pada penutupan Lokakarya dan Temu Bisnis Penguatan Penguatan Rantai Pasok Daging Sapi Lokal Berkualitas Tinggi di NTB, bertempat di Hotel Jayakarta, Kawasan Wisata Senggigi Lombok Barat, Kamis, 24 Juni 2021.

Gubernur mengatakan produk-produk yang dihasilkan Unram sudah sangat luar biasa. Bukan hanya alat rapid test antigen “Entram”, tetapi juga sedang membuat vaksin Covid-19. Vaksin Covid-19 ini rencananya akan bisa diproduksi dua tahun mendatang.

“Luar biasa perkembangan apa yang terjadi di daerah kita. Oleh karena itu, saya juga sering ikut acara Fakultas Peternakan Unram makan daging sapi. Terus terang akan tetap begini sebelum ada pemain besar, private sector yang ikut nimbrung,” katanya.

Orang nomor satu di NTB ini mengatakan saat berkunjung bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) ke Bima beberapa waktu lalu. Banyak masyarakat yang menyambut, mulai dari anak SMP/SMA hingga emak-emak.

Tadinya, Gubernur mengira mereka menyambut dirinya atau Sandiaga Uno yang pernah menjadi calon Wakil Presiden. Tetapi ternyata,  anak-anak dan emak-emak meminta foto dengan Atta Halilintar dan Aurel.

“Saya membayangkan ndak perlu pakai gubernur, sambutan direktur segala macam. Kalau Atta Halilintar yang mempromosikan peternakan Unram, dengan sendirinya akan viral. Ini sekedar memberikan ilustrasi terutama teman-teman di Unram. Bahwa dunia ini sudah berubah. Cara kita mempromosikan produk, apa yang kita miliki tak boleh sekali dengan cara konvensional,” katanya.

Jika publik figur seperti Raffi Ahmad dan Hatta Halilintar datang ke Unram. Maka pasti Unram akan menjelma menjadi kampus yang hebat.

Rektor Unram, Prof. Dr. H. Lalu Husni, S.H., M.Hum., kegiatan lokakarya ini sebagai wujud pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi khusunya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ia mengatakan Unram bekerjasama dengan BPTP NTB dan institusi baik dalam dan luar negeri telah banyak melakukan riset yang menghasilkan inovasi untuk meningkatkan produksi dan mutu daging sapi lokal yang berkualitas.

“Pemenuhan kebutuhan daging bagi masyarakat merupakan kewajiban pemerintah. Karena dalam konsep negara kesejahteraan, fungsi negara selain sebagai regulator juga sekaligus mengawasinya. Sebagai penjamin, terpenuhinya kebutuhan masyarakat,” katanya.

Terkait daging, ada keterbatasan suplai yang berdampak terhadap fluktuasi harga di pasar. Sehingga harus dicari solusi pemecahannya untuk menjamin mata rantai suplai tak terputus.

“Itulah sebabnya saya sangat mengapresiasi panitia yang menggagas acara ini. Lokakarya ini diharapkan bisa melahirkan sumbangsih pemikiran,” katanya.

Sehingga tidak terjadi putusnya mata rantai suplai pasok daging sapi lokal berkualitas. Sekaligus sebagai bagian dari peran Unram untuk NTB, dunia usaha dan masyarakat.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB, drh. Khairul Akbar, M. Si., menyampaikan lima hasil workshop lokakarya dan temu bisnis penguatan rantai pasok daging sapi lokal berkualitas tinggi di NTB. Pertama, UNRAM dan BPTP NTB, bekerjasama dengan berbagai institusi di Australia dan New Zealand, sudah menyediakan berbagai inovasi teknologi yang sudah terbukti berhasil meningkatkan hasil pada semua segmen rantai pasok untuk meningkatkan produktivitas dan mutu daging sapi lokal yang perlu dimassalkan secara maksimal.

Kedua, dengan pemassalan inovasi di sektor hulu ada potensi peningkatan produksi daging lebih dari 100% yang berasal dari peningkatan Kelahiran, penurunan kematian dan peningkatan kenaikan berat badan sapi. Ketiga, ada beberapa peluang investasi swasta yg segera dapat ditindaklanjut.

Antara lain, penyediaan bakalan untuk Provinsi lain dengan terlebih dahulu melakukan penggemukan terlebih dahulu di NTB untuk mencapai berat minimal 300 kg. Kemudian pengiriman bungkil inti sawit dari Kalsel ke NTB untuk mendukung tumbuhnya pabrik pakan di NTB.

Selanjutnya, membangun sentra pengolahan kulit di NTB termasuk suplai daging dari NTB. Pemotongan sapi premium untuk suplai daging ke berbagai konsumen sesuai kelas daging. Serta distribusi daging lokal kualitas tinggi oleh retail modern untuk konsumen di dalam dan luar NTB.

Keempat, Dinas Peternakan Provinsi dan kabupaten/kota telah menyepakati garis besar Rencana Aksi bersama, dan berkomitmen untukmenindaklanjuti rencana aksi tersebut guna menguatkan rantai pasok daging sapi lokal. Dan kelima, Pemerintah pusat sangat mendukung dan siap memfasilitasi investasi penguatan industri daging sapi lokal di NTB. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional