Prodi PG-PAUD IAHN Gde Pudja Mataram Gelar Pengabdian Masyarakat

PEMBUKAAN - Tim panitia pengabdian kepada masyarakat Prodi PG-PAUD IAHN Gde Pudja Mataram berfoto bersama Rektor IAHN Gde Pudja, dan tamu undangan saat pembukaan kegiatan. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Program Studi Pendidikan Guru-Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menggelar pengabdian masyarakat di PAUD Teratai Yayasan Pangeran Sangupati, Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah pada Sabtu (18/9) sampai dengan Rabu (22/9). Kegiatan pengabdian masyarakat itu mengusung tema Pengembangan Merdeka Belajar sebagai Media Mewujudkan Pembelajaran Anak Usia Dini BerlandaskanTri Kaya Parisudha.

Ketua panitia pengabdian masyarakat Prodi PG-PAUD IAHN Gde Pudja, Ni Komang Wiasti, S.Pd., M.Pd.H., dalam laporannya menyampaikan, pihaknya terinspirasi dengan tema  yang diusung karena ingin menyosialisasikan apa yang menjadi tren program dalam dunia pendidikan saat ini. Merdeka belajar artinya peserta didik diharapkan untuk menguasai aneka bidang ilmi dengan proses belajar kreatif, bahagia tanpa terbebani, sehingga menutut inovasi guru dalam mengajar.

Iklan

Kemudian, Tri Kaya Parisudha, menurutnya terlihat sederhana tetapi sangat sulit dipraktikkan. Tri Kaya Parisudha merupakan inti dari konsep ajaran Hindu yang sesungguhnya, tri Kaya Parisudha sebagai sumber nilai etika, moral, dan budi pekerti. “Oleh karena itu, kami sebagai lembaga pendidikan agama, Prodi PG-PAUD ikut andil beperan aktif dalam mewujudkan SDM Hindu yang bermutu dan berdaya saing, sehingga program pengabdain kepada masyarakat ini perlu dilakukan dan juga sebagai aplikasi dari teori dan konsep yang kami pelajari di kampus,” jelas Ni Komang Wiasti.

Ia juga menjelaskan, tim pengabdian masyarakat Prodi PG-PAUD IAHN Gde Pudja akan melaksanakan kegiatan selama lima hari dengan program yang akan dijalankan yaitu calistung untuk anak PAUD, perilaku hidup sehat pada masa pandemi, Dharma Gita, penguatan pembelajaran micro teaching, upakara, yoga dengan melibatkan empat orang dosen dan enam mahasiswa.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Pangeran Sangupati yang telah menerima tim pengabdian dengan sangat baik dan ramah. Terima kasih juga disampaikan kepada ketua PHDI beserta seluruh undangan yang berkenan hadir.

Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma.,S.E.,M.Si., dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk meningkatkan daya saing. Untuk itu, menurutnya diperlukan adanya kerja sama secara kolektif dan kolegial. (ron/*)

 

Advertisement