Prodi DIII Kebidanan Stikes Yarsi Mataram Gelar Praktik Kerja Lapangan

Prodi DIII Kebidanan Stikes Yarsi Mataram mengimplementasikan saat melaksanakan PKL di Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi menyatakan salah satu bentuk pembelajaran adalah praktik lapangan. Program Studi (Prodi) DIII Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Yarsi Mataram mengimplementasikan amanah dari SNDIKTI tesebut dengan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa Semester V di Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.

Pada tahun ini, mahasiswa yang mengikuti PKL sebanyak  34 orang yang disebar ke empat dusun. Pertimbangan menentukan lokasi PKL di Desa Batu Mekar, karena desa ini mendapatkan peringkat pertama tingkat nasional dalam penanganan stunting pada balita. Dengan demikian program studi kebidanan jenjang DIII berharap mahasiswi bisa belajar dari keberhasilan desa ini dalam penanganan stunting. Termasuk juga dapat belajar di masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan yang berfokus pada kesehatan ibu dan anak.

Ketua Prodi DIII Kebidanan Stikes Yarsi Mataram, Baiq Ricca Afrida, S.SiT., M.Keb., mengatakan, praktik kerja lapangan adalah kegiatan yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa, karena ini adalah bagian dari proses belajar mengajar yang masuk dalam kurikulum. “Di samping itu, ini dalam rangka mendapatkan pengalaman belajar langsung kepada masyarakat,” kata Baiq Ricca Afrida yang juga dosen tetap Stikes Yarsi Mataram.

Sejalan dengan itu, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Lalu Dedy Supriatna, M.Kes., dalam acara penyerahan peserta PKL menyampaikan mahasiswa yang mengikuti PKL saat ini adalah mahasiswa Prodi DIII Kebidanan tahun 2020 dan kegiatan praktik lapangan diselenggarakan selama 21 hari mulai 23 November 2020 sampai dengan 11 Desember 2020.

“Selama PKL, mahasiswa langsung tinggal di masyarakat dengan menempati rumah warga yang disediakan oleh bapak kadus masing-masing dusun. Dengan harapan koordinasi dan segala bentuk kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan efektif,” ungkap Dedy.

Wakil Ketua III juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa agar dalam melakukan pendataan ke masing-masing warga atau kepala keluarga untuk dilakukan pendataan yang sebaik-baiknya. Dengan begitu didapatkan data yang valid, sehingga dapat dikesinambungkan dengan kegiatan penelitian. Dengan demikian, maka pendataan yang dilakukan pada saat PKL berlanjut kepada dharma penelitian. “Dengan harapan hasil penelitian dapat memberikan kontribusi bagi pihak terkait,” harapnya.

Selain itu, Dedy juga berpesan kepada mahasiswa agar selalu mengikuti seluruh kegiatan yang telah diprogramkan oleh lembaga, khususnya Prodi DIII Kebidanan. Termasuk mengikuti aturan dan tata karma yang berlaku di masyarakat. “Mintalah bimbingan dan arahan kepada bapak atau ibu aparat dusun dan tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada,” pintanya.

Sementara itu, Camat Lingsar yang didampingi oleh Kades Batu Mekar menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi terhadap Stikes Yarsi Mataram yang telah memilih Desa Batu Mekar sebagai wilayah kerja Kecamatan Lingsar. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya dari segi kesehatan sehingga kesehatan masyarakat semakin baik. (ron)