Proaktif Jemput Bola Dongkrak Capaian Vaksinasi Covid-19 Lansia

Kiri ke kanan – Kapolda NTB Mohammad Iqbal, Wagub NTB Hj Sitti Rohmi Djalillah, dan Danrem 162/WB Ahmad Rizal Ramdhani, Selasa, 4 Mei 2021 memimpin rapat evaluasi vaksinasi Covid-19 dari Mataram yang diikuti Forkopimda 10 kabupaten/kota melalui konferensi video. (Suara NTB/Humas Polda NTB)

Mataram (Suara NTB) – Lebaran tinggal sepekan lagi. Tapi target vaksinasi Covid-19 lansia baru 71 persen. Target penyelesaian vaksinasi lansia ini terganjal Kota Mataram. Diperlukan upaya proaktif yang lebih keras untuk mengejar target tersebut. Walaupun nantinya tidak bisa sampai 100 persen.

Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal mengumpulkan Forkopimda NTB, Selasa, 4 Mei 2021 untuk membahas capaian vaksinasi Covid-19. Turut hadir Wakil Gubernur NTB Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah dan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani. Rohmi menyebut vaksinasi covid-19 untuk lansia sudah mencapai 70 persen. “Kita dorong supaya mendekati 100 persen. PR besarnya memang di Mataram karena targetnya terlalu tinggi,” kata Wagub.

Iklan

Capaian vaksinasi yang masih di bawah target selain Mataram yakni Kabupaten Bima, Kota Bima, Dompu, dan Sumbawa. Usaha maksimal diperlukan karena target waktu sudah mepet. “Fokusnya di Mataram. Kesulitan tinggi ada di Mataram karena ada 10 ribu lebih. Ini harus dikerjakan sama-sama,” ucapnya. Vaksinasi Covid-19 untuk lansia di Provinsi NTB menyasar 50.751 orang.  Merujuk data Dinas Kesehatan Provinsi NTB per-3 Mei 2020, sebanyak 36.048 orang mendapat vaksin Covid-19 dosis pertama atau setara 71 persen. Sementara yang sudah mendapat dosis kedua 8.843 orang atau 17,4 persen.

Capaian yang rendah diantaranya Kota Mataram yang baru 41,5 persen atau baru 10.805 orang dari target 26.011 orang. Dosis kedua 7.455 orang atau setara 28,7 persen. Kemudian Kabupaten Sumbawa baru mencapai 2.844 orang dari target sebanyak 4.910 orang atau setara 57,9 persen. Sementara yang sudah sampai dosis kedua 216 orang atau 4,4 persen. Kabupaten Bima capaiannya 47,3 persen. Vaksin dosis pertama sudah disuntikkan ke 1.115 orang lansia dari target 2.358 orang. Dosis kedua tercapai 251 orang atau 10,6 persen. Serta Kota Bima baru tercapai 63,4 persen, atau 670 orang dari target 1.057 orang. Suntikan dosis kedua baru 6,4 persen.

Iqbal menganalisa dua pekan belakangan ini capaian vaksinasi sudah naik signifikan. Yang dari semula 31 persen menjadi 71 persen. Berbagai upaya dilakukan. Mulai dari menjemput langsung lansia, vaksinasi malam hari, sampai memberi bingkisan sembako kepada lansia yang divaksin. “Enam kabupaten kota melebihi target. Ini artinya kalau jemput bola dengan segala proaktifnya, kita bisa maksimal,” jelasnya.

Dia juga menekankan perihal target vaksinasi Kota Mataram yang mencapai 26 ribu orang. Terbanyak dari seluruh kabupaten/kota di NTB. “Itu tidak juga jadi permakluman. Kita mendorong kekuatan Polda untuk mem-backup, mencari, dan menemukan lansia untuk divaksin,” kata Kapolda. Kemudian Rizal mengaku bersiap mengerahkan jajarannya untuk turut jemput bola lansia yang menjadi target vaksinasi Covid-19. Khususnya di daerah yang masih rendah capaian targetnya. “Ini yang menjadi stressing kita,” tegasnya. (why)

Advertisement ucapan idul fitri ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional