Presiden Tetapkan Biaya Haji Embarkasi Lombok Rp37,3 Juta

Kanwil Kemenag NTB, H. M. Ali Fikri. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) No. 6 Tahun 2020  tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1441 Hijriah /2020 Masehi pada 12 Maret lalu. BPIH untuk Embarkasi Lombok ditetapkan sebesar Rp37,3 juta lebih.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag NTB, H. M. Ali Fikri yang dikonfirmasi Suara NTB, Minggu, 15 Maret 2020 membenarkan bahwa Keppres tentang BPIH tahun 2020 sudah terbit. Berdasarkan Keppres yang telah terbit 12 Maret lalu, telah ditetapkan BPIH untuk 13 embarkasi di Indonesia.

Iklan

’Iya, sudah ditetapkan BPIH Embarkasi Lombok. Tapi  kita masih menunggu jadwal pelunasannya,’’ kata Fikri.

Berdasarkan Keppres yang baru saja terbit, BPIH untuk Mmbarkasi Aceh Rp31,45 juta lebih, Embarkasi Medan Rp32,17 juta lebih. Embarkasi Batam Rp33,08 juta lebih, Embarkasi Padang Rp33,17 juta lebih, Embarkasi Palembang Rp33,07 miliar.

Kemudian, Embarkasi Jakarta Rp34,77 juta, Embarkasi Kertajati Rp36,11 juta lebih, Embarkasi Solo Rp35,97 juta lebih, Embarkasi Surabaya Rp37,57 juta lebih. Embarkasi Banjarmasin Rp36,92 juta lebih, Embarkasi Balikpapan Rp37,05 juta, Embarkasi Makassar Rp38,35 juta lebih dan Embarkasi Lombok Rp37,33 juta lebih.

Selain menetapkan BPIH untuk jemaah reguler. Juga ditetapkan BPIH untuk petugas haji daerah dan pembimbing KBIH pada 13 embarkasi. Untuk Embarkasi Aceh sebesar Rp65, 39 juta lebih, Embarkasi Medan Rp66, 11 juta lebih. Embarkasi Batam Rp67, 02 juta lebih, Embarkasi Padang Rp67, 11 juta lebih.

Selanjutnya, Embarkasi Palembang Rp67,01 juta lebih, Embarkasi Jakarta Rp68, 71 juta, Embarkasi Kertajati Rp70, 05 juta lebih. Embarkasi Solo Rp69,91 juta lebih, Embarkasi Surabaya Rp71,51 juta lebih. Kemudian Embarkasi Banjarmasin Rp70,86 juta lebih, Embarkasi Balikpapan Rp70,99 juta lebih, Embarkasi Makassar Rp72,29 juta lebih dan Embarkasi Lombok Rp71,27 juta lebih.

Fikri mengatakan, jadwal pelunasan masih menunggu Peraturan Menteri Agama (PMA). Namun menurut rencana, pelunasan BPIH mulai dibuka 17 Maret ini. ‘’Rencana tanggal 17 Maret sudah mulai. Tapi belum pasti, kita masih menunggu informasi resmi dari pusat,’’ katanya.

Dari sisi kesiapan, Fikri mengatakan NTB sudah siap. Persiapan untuk pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) tetap jalan. Jumlah kuota JCH NTB yang akan diberangkatkan tahun ini 4.476 orang. ‘’Kita di daerah sudah siap. Jemaah sudah siap. Bank penerima setoran juga sudah siap,’’ tandasnya. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional