Praperadilan, Kadus Trawangan Siapkan Ahli Pidana

Mataram (Suara NTB) – Tim penasehat hukum Kadus Trawangan mematangkan materi praperadilannya. Dalam persiapan itu, akan dihadirkan saksi ahli pidana untuk menguatkan tuntutannya terhadap Polda NTB.

“Dari pihak akademisi, itu ahli di bidang pidana yang akan membantu kita di sidang praperadilan nanti,” sebut Penasehat Hukum H. Lukman, Iskandar dihubungi di Mataram, kemarin.

Iklan

Ia tidak merinci lagi soal ahli pidana dimaksud. Namun ia menjelaskan, kliennya memercayakan upaya penasihat hukum dalam membantu kliennya di sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Mataram pekan depan.

Kadus Trawangan, H Lukman yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan pungli ongkos kebersihan, security island, uang sekolah, operasional dusun mengajukan gugatan praperadilan.

Iskandar menjelaskan gugatan itu terkait dengan penetapan tersangka kliennya yang dijerat Pasal 12 Huruf e Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Menurut dia, sangkaan Pokja Penindakan Tim Saber Pungli Provinsi NTB itu tidak sah. Sebab dalam pandangannya pungutan yang dilakukan kliennya itu adalah hasil kesepakatan antara pihak dusun dengan pengusaha.

Kesepakatan bersama yang dibubuhkan pada 22 Januari 2014 tersebut, disaksikan oleh tersangka yang merupakan Kadus Gili Trawangan, Kepala Desa Gili Indah, Asosiasi Pengusaha Gili Trawangan, “island security”, kepala sekolah dan seluruh ketua RT yang ada di wilayah setempat.

Sementara pihak Polda NTB menyatakan kesiapannya menghadapi gugatan itu. Plt Kabid Hukum Polda NTB, AKBP Deky Subagio sudah menyiapkan bukti-bukti terkait kasus itu berikut kelengkapan administrasinya. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here