Praktik di SMK Yarsi Mataram Diundur

Siswa SMK Yarsi saat melaksanakan kegiatan praktik di sekolah beberapa waktu lalu. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Penambahan masa belajar mandiri di rumah untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) mengakibatkan program pendidikan di SMK Yarsi Mataram terganggu. SMK Yarsi Mataram terpaksa menunda pelaksanaan praktik siswa.

Kepala SMK Yarsi Mataram, Lalu Rusmika Apriwijaya, S.Kep., MM., belum lama ini, menjelaskan, praktik siswa yang semula dijadwalkan pada bulan Februari sampai dengan April dimundurkan ke bulan Juli dan Agustus. “Insya Allah kalau tidak ada halangan lagi bisa dilaksanakan di bulan itu. Sebenarnya anak-anak sudah sempat praktik kemarin di Rumah Sakit Islam, puskesmas dan di Kimia Farma,” katanya.

Sementara itu, untuk pembelajaran, SMK Yarsi menerapkan pembelajaran dalam jaringan (daring). Pembelajaran daring diserahkan kepada guru mata pelajaran untuk menggunakan model pembelajaran yang diinginkan. Termasuk guru diberikan keleluasaan memilih aplikasi yang digunakan untuk pembelajaran daring.

Di samping itu, SMK Yarsi sudah membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021. Sebanyak enam kompetensi keahlian yang dibuka yaitu keperawatan, farmasi, care giver, perhotelan, teknik komputer jaringan, dan usaha perjalanan wisata. “Pendaftaran di SMK Yarsi setiap hari kerja,” ujar Rusmika.

SMK Yarsi membuka tiga jalur pendafataran, yaitu jalur beasiswa prestasi, jalur regular, dan jalur kurang mampu. Jalur beasiswa prestasi diperuntukan bagi lulusan SMP/MTs yang memiliki kemampuan  lebih di bidang akademik,  tahfidz Al-Qur’an, seni dan olahraga. Jalur reguler merupakan jalur umum. Dan jalur kurang mampu untuk lulusan SMP/MTs yang kurang mampu dan memiliki KIP/PIP/PKH.

Rusmika mengatakan, pada proses akademik, yang saat ini dikembangkan adalah kurikulum 2013, sehingga dalam pembelajaran menggunakan sistem teori dan praktik. “Di mana ketika nantinya siswa begitu selesai sekolah sudah bisa untuk bekerja,” katanya.

Di kegiatan non akademik, siswa SMK Yarsi tetap giat mengikuti lomba. Beberapa waktu lalu, seorang siswi SMK Yarsi meraih juara 2 lomba karate dalam kejuaraan Gubernur Cup. (ron)