Pra Muktamar NW ke-13  Bahas Wisata Halal

Selong (suarantb.com) – Dalam muktamar NW ke-13 kali ini juga akan membahas masalah wisata halal NTB. Agenda Focussed Group Discussion mengenai wisata halal tersebut nantinya akan dimasukkan pada acara pra muktamar bersamaan dengan agenda-agenda lainnya.

Tidak hanya membahas tentang wisata halal, serangkaian kegiatan sebelum muktamar  juga  diiringi kegiatan bakti sosial, bedah buku karangan karangan NW, sosialisasi dan konsolidasi, seminar nasional, pawai alegoris, dan sebagainya.

Hal tersebut dikatakan Ketua Panitia Hultah NWDI dan Muktamar NW ke 13, TGH. Mahalli Fikri pada saat puncak acara perayaan Hultah NWDI di  Pancor Lombok Timur, Minggu, 7 Agustus 2016.

Tidak kalah pentingnya, kata Mahalli, pada muktamar NW kali ini juga akan dilakukan pembahasan buku al- bayany ad-dhiny yang nantinya akan digunakan sebagai acuan jamaah untuk melaksanakan kegiatan agama.

“Nantinya akan dibahas juga buku al bayani addhiny, sebagai acuan nahdiyin-nahdiyat dalam menjalankan kehidupan beragama. Selain itu juga dalam rangka menyiapkan kaderisasi organisasi, juga untuk melindungi bangsa dan negara, seperti bahaya narkoba dan lainnya,” ungkapnya

Muktamar NW ke-13 dilaksanakan selama tiga hari mulai  tanggal 7-9 Agustus 2016. Muktamar NW ke 13 secara resmi dibuka oleh Gubernur NTB yang  sekaligus Ketua Umum Dewan Tanfidziyah  PBNW, Dr. TGH. M. Zainul Majdi MA. Muktamar NW ke 13 dilaksanakan di Ponpes Nurul Haramain Narmada Lombok Barat.

Peserta muktamar yang hadir diantaranya, dari DKI Jakarta, Bali, NTB, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku, Kepulauan Riau, Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Papua dan Jawa Barat.

Hadir pula dalam acara Hultah NWDI  sekaligus pembukaan muktamar tersebut, Wakil Ketua DPR RI Farouk Muhammad, Deputi Kebudayaan dan Pariwisata RI, Pimpinan PBNU, Wakil Gubernur NTB, Walikota Samarinda, Hadad Alwi, dan seluruh pimpinan wilayah NW di Indonesia. (ism)