PPPK Disalip CPNS 2019

Muhammad Nasir (Suara NTB/dok)

Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemprov NTB hasil rekrutmen awal 2019 belum menerima SK pengangkatan hingga akhir 2020. Selama dua tahun menunggu, justru pengangkatan PPPK disalip oleh CPNS 2019, yang telah mendapatkan SK pengangkatan 30 Desember 2020 lalu.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. Muhammad Nasir menjelaskan, belum adanya SK pengangkatan PPPK karena pertimbangan teknis (Pertek) dari BKN terkait dengan penerbitan Nomor Induk PPPK masih sedang berproses. ‘’Kalau Pertek belum turun, kita masih belum bisa buat SK besaran gajinya. Kalau yang lain-lain SK rencana penempatan sudah kita kirim ke BKN,’’ kata Nasir dikonfirmasi di Mataram, pekan kemarin.

Nasir menjelaskan, semua hal yang terkait dengan pemberkasan PPPK Pemprov NTB telah tuntas menjelang akhir Desember 2020. Ia menyebutkan, sekitar 2.000 halaman dokumen terkait PPPK yang diupload, kaitan dengan pemberkasan PPPK beberapa waktu lalu.

Nasir mengatakan, SK pengangkatan PPPK tidak lama lagi akan terbit. Diperkirakan Januari ini, SK pengangkatan sudah keluar. ‘’Begitu turun Perteknya, kami sudah siapkan SK pengangkatan. Kondisi ini rata-rata di daerah juga sama,’’ tandasnya.

Jumlah eks honorer K2 yang akan diangkat  menjadi PPPK Pemprov NTB berkurang satu orang. Semula, eks honorer K2 yang lulus seleksi PPPK tahun 2019 sebanyak 223 orang.

Namun, karena satu orang meninggal dunia, maka sebanyak 222 orang yang melakukan pemberkasan untuk penerbitan Nomor Induk PPPK.  Sebanyak 222 eks honorer K2 tersebut melakukan pemberkasan secara fisik sampai 16 Desember 2020.

Dalam rekrutmen PPPK tahun 2019, sebanyak 379 eks honorer K2 Pemprov yang ikut seleksi. Dari jumlah tersebut sebanyak 156 orang dinyatakan tidak lulus menjadi PPPK.  Sedangkan sebanyak 223 eks honorer K2 yang lulus. Terdiri dari tenaga guru 205 orang dan penyuluh pertanian 18 orang.

Dalam rekrutmen PPPK  tahun 2019, ribuan eks honorer K2 mengadu nasib menjadi PPPK di seluruh Pemda di NTB. Dalam tahap seleksi administrasi, sebanyak  3.984 pendaftar yang merupakan eks honorer K2 di NTB dinyatakan lulus.

Pendaftar yang lulus seleksi administrasi selanjutnya berhak ikut tes tulis yang dilaksanakan 23 – 24 Februari 2019. Dengan rincian, Pemprov sebanyak 379 orang, Kota Mataram 62 orang, Lombok Barat 208 orang, Lombok Tengah 752 orang, Lombok Timur 508 orang dan Lombok Utara 56 orang. Selanjutnya, Sumbawa Barat 164 orang, Sumbawa 620 orang, Dompu 35 orang, Bima 1.183 orang dan Kota Bima 17 orang. (nas)